NASIONALXPOS.CO.ID, BLORA – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan dunia pendidikan Kabupaten Blora. Da’i Rafie’ Niscala, siswa SDN 1 Kacangan, Kecamatan Todanan, berhasil meraih Juara 3 pada cabang lari formula dan kanga tingkat Kabupaten Blora.
Di balik keberhasilan tersebut, Rafie menyampaikan catatan penting terkait kondisi lintasan perlombaan yang dinilainya belum memenuhi aspek keamanan bagi atlet, khususnya peserta usia sekolah dasar.
Menurut Rafie, lintasan yang digunakan dipenuhi kerikil tajam sehingga berpotensi menyebabkan cedera saat bertanding.
“Kalau tidak memakai sepatu, kaki terasa sakit bahkan bisa lecet karena banyak kerikil. Tetapi saat memakai sepatu justru terasa licin dan berisiko terpeleset karena permukaan lintasan tidak rata,” ungkap Rafie.
Ia menegaskan, masukan tersebut bukan untuk menyalahkan pihak penyelenggara, melainkan sebagai bentuk kepedulian agar penyelenggaraan kompetisi olahraga ke depan dapat menghadirkan fasilitas yang lebih aman dan nyaman.
“Kami berharap ke depan lintasan pertandingan bisa lebih diperhatikan, sehingga atlet dapat bertanding dengan aman dan mengeluarkan kemampuan terbaiknya,” tambahnya.
Perjuangan Rafie meraih podium juga tidak mudah. Ia mengaku mengikuti perlombaan dalam kondisi fisik yang kurang prima. Meski demikian, semangat dan tekadnya untuk memberikan penampilan terbaik tidak surut hingga akhirnya berhasil mengamankan posisi ketiga.
“Saat lomba kondisi badan saya kurang sehat, tetapi saya tetap berusaha maksimal. Saya bersyukur bisa meraih juara 3. Ke depan saya akan terus berlatih dan menjaga kebugaran agar bisa mendapatkan hasil yang lebih baik,” ujarnya.
Rafie juga menyampaikan rasa terima kasih kepada para guru pembina Kecamatan Todanan serta kedua orang tuanya yang selama ini terus memberikan dukungan, motivasi, dan doa.
“Saya berterima kasih kepada Bapak dan Ibu Guru Pembina Kecamatan Todanan yang telah melatih dan membimbing saya. Terima kasih juga kepada kedua orang tua saya yang selalu mendukung, mendoakan, dan mendampingi dalam setiap persiapan lomba,” tuturnya.

Prestasi yang diraih Rafie menjadi bukti bahwa atlet-atlet muda Blora memiliki potensi besar untuk bersaing dan berprestasi. Namun, pencapaian tersebut juga menjadi momentum evaluasi bagi penyelenggara agar aspek keselamatan dan kelayakan sarana olahraga mendapat perhatian lebih serius.
Kualitas lintasan dan fasilitas pertandingan bukan hanya memengaruhi performa atlet, tetapi juga menjadi faktor penting dalam menjamin keselamatan peserta. Dengan penyelenggaraan yang lebih profesional dan memenuhi standar keamanan, diharapkan pembinaan atlet usia dini di Kabupaten Blora dapat berkembang semakin optimal dan melahirkan prestasi yang lebih tinggi di masa mendatang. (Riyan)













