Hukrim

Diduga Gagal Ikut Program EPA, Wali Atlet Minta Pengembalian Dana Rp4 Juta yang Belum Dibayarkan

407
×

Diduga Gagal Ikut Program EPA, Wali Atlet Minta Pengembalian Dana Rp4 Juta yang Belum Dibayarkan

Sebarkan artikel ini

NASIONALXPOS.CO.ID, TANGERANG – Seorang wali atlet junior melaporkan dugaan ketidakjelasan proses administrasi terkait rencana keikutsertaan anaknya dalam program Elite Pro Academy (EPA) yang sebelumnya dijadwalkan berlangsung di Biak pada awal tahun 2025.

Menurut keterangannya, komunikasi dengan salah satu pihak yang disebut berinisial A dan I telah dilakukan sejak Januari 2025. Saat itu, pihak keluarga memperoleh informasi bahwa atlet muda tersebut dipertimbangkan untuk mengikuti seleksi EPA setelah penampilannya dinilai baik dalam ajang Piala Askat.

Wali atlet menyebutkan bahwa dirinya diminta melakukan pembayaran awal sebesar Rp5 juta dari total biaya program yang sebelumnya disebut mencapai Rp15 juta.

“Kami diminta setor dulu Rp5 juta sebagai tahap awal. Setelah dana masuk, muncul pengumuman bahwa EPA Biak diambil alih oleh Diklat Merden. Artinya, anak kami otomatis tidak bisa ikut EPA Biak lagi,” ujarnya.

Setelah perubahan pengelolaan tersebut, pihak keluarga meminta agar dana yang telah ditransfer dapat dikembalikan. Namun hingga kini, menurut pengakuannya, proses pengembalian dana belum terselesaikan sepenuhnya.

“Baru dikembalikan Rp1 juta. Sisanya Rp4 juta masih kami tunggu. Kami hanya ingin kejelasan kapan uang kami bisa dikembalikan,” tambahnya.

Wali atlet juga memperlihatkan bukti transfer sebesar Rp5 juta yang dikirim pada 12 April 2025 dengan keterangan transaksi terkait EPA 2025.

Tinggalkan Balasan