NASIONALXPOS.CO.ID, KOTA TANGERANG – Sari Driana, guru SMPN 6 Kota Tangerang, menatap panggung pelantikan dengan mata berkaca-kaca saat ribuan honorer mengikuti prosesi pengangkatan P3K Paruh Waktu di Stadion Benteng Reborn, Senin (17/11/2025).
Setelah mengajar lebih dari 15 tahun, hari itu menjadi salah satu momen paling menentukan dalam hidupnya.
Selama ini Sari menjalankan tugas mengajarnya tanpa banyak keluhan. Ia terbiasa datang sebelum bel masuk dibunyikan, mempersiapkan materi ajar, mengoreksi tugas, hingga menemani siswa latihan untuk berbagai kegiatan.
Rutinitas itu dijalani bertahun-tahun meski statusnya sebagai honorer selalu berada dalam ketidakpastian.
Namun Sari tetap bertahan karena menganggap murid dan sekolah adalah bagian dari hidupnya.
Di tengah ribuan honorer yang memadati stadion, Wali Kota Tangerang Sachrudin memimpin prosesi pelantikan.
SK diberikan secara simbolis, lalu satu per satu honorer disalami. Sari menjadi salah seorang yang mendapat ucapan selamat langsung. momen itu membuatnya menunduk menahan haru.
Baginya, ucapan itu menjadi tanda bahwa pengabdiannya benar-benar dilihat.
Dalam amanatnya, Sachrudin menegaskan bahwa seluruh penerima SK telah lolos seleksi dan berhak memperoleh kepastian status sebagai ASN.
“Para penerima SK ini adalah sumber energi aparatur pemerintah. Petarung yang siap menghadapi tantangan dan membawa solusi bagi kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Di sisi lain, Kepala BKPSDM Kota Tangerang, Jatmiko, memaparkan rincian formasi yang diserahkan. Totalnya mencakup 96 guru, 2 tenaga kesehatan, dan 5.493 tenaga teknis. Menurutnya, skema P3K Paruh Waktu menjadi pilihan yang sesuai kondisi anggaran daerah.
Ia menambahkan bahwa seluruh pegawai yang diangkat sudah masuk dalam sistem ASN Digital BKN.
“Seluruh P3K paruh waktu masuk database ASN Digital BKN dan otomatis menjadi anggota Korpri. Tumbuhkan jiwa korps, nasionalisme, dan disiplin dalam pengabdian,” tegasnya. (Chenks)












