NASIONALXPOS.CO.ID, TANGERANG – Kekecewaan terhadap layanan internet kembali mencuat. Warga Mekarsari, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, mengeluhkan gangguan berulang pada jaringan IndiHome yang terjadi selama sepekan terakhir tanpa solusi jelas.
Gangguan yang dirasakan bukan sekadar penurunan kecepatan, melainkan hingga koneksi yang kerap mati total. Kondisi ini terjadi secara tidak menentu kadang normal, lalu tiba-tiba terputus sehingga mengganggu aktivitas warga yang bergantung pada internet.
Salah satu pelanggan, Marwan (35), mengaku heran dengan kualitas layanan yang dinilainya menurun drastis, meskipun dirinya telah berlangganan sejak 2017.
“Dulu kalau ada gangguan jelas penyebabnya, seperti kabel putus atau gangguan massal. Sekarang tidak jelas, kadang hidup kadang mati total,” ungkap Marwan, Minggu (26/04/2026).
Lebih jauh, ia menyoroti respons teknisi yang dinilai tidak solutif. Alih-alih memperbaiki jaringan, pelanggan justru kerap diarahkan untuk memeriksa atau mengganti perangkat sendiri.
“Teknisi bilang ini karena alat saya, bukan dari mereka. Padahal saya bayar tiap bulan. Harusnya layanan stabil, bukan pelanggan yang disalahkan,” tegasnya.
Permasalahan semakin kompleks ketika pelanggan juga dibebani biaya tambahan. Marwan mengaku pernah diminta mengganti kabel jaringan dengan biaya sendiri, meski instalasi awal dilakukan oleh pihak penyedia layanan.
“Saya pernah disuruh ganti kabel dan itu bayar karena jalurnya panjang. Padahal yang pasang dari awal juga pihak mereka. Kenapa sekarang pelanggan yang dibebani?” tambahnya.
Kondisi ini memunculkan dugaan adanya ketidaksesuaian antara layanan yang diberikan dengan kewajiban pembayaran pelanggan. Warga menilai, sebagai penyedia jasa, IndiHome seharusnya menjamin kualitas jaringan tanpa membebankan biaya tambahan yang tidak transparan.
Sejumlah warga berharap adanya evaluasi menyeluruh terhadap kualitas layanan internet di wilayah mereka. Selain itu, transparansi terkait penyebab gangguan dan standar perbaikan dinilai sangat penting agar pelanggan tidak dirugikan.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak IndiHome terkait keluhan warga Mekarsari tersebut.
Jika kondisi ini terus berlanjut, bukan tidak mungkin kepercayaan masyarakat terhadap layanan internet nasional akan semakin menurun, terutama di tengah tingginya kebutuhan konektivitas digital saat ini. (Kdk)












