Daerah

PWI Pusat Bakal Terima Hadiah Patung Tokoh Pers dan Tokoh Samin dari Blora

111
×

PWI Pusat Bakal Terima Hadiah Patung Tokoh Pers dan Tokoh Samin dari Blora

Sebarkan artikel ini

NASIONALXPOS.CO.ID, JAKARTA – Dua patung torso karya pematung lokal Blora, Witono, yang menggambarkan tokoh pers nasional Tirto Adhi Soerjo (1880–1918) dan tokoh gerakan Samin Samin Surosentiko (1859–1914), bakal dihadiahkan Bupati Blora Arief Rohman kepada PWI Pusat di tengah perayaan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Banten, pada 7–9 Februari 2026.

 

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat berita lainnya.

Niat tersebut disampaikan Ketua PWI Blora, Heri Purnomo, kepada Direktur Anugerah Seni dan Kebudayaan PWI Pusat, Yusuf Susilo Hartono, melalui sambungan telepon, Sabtu (31/1/2026).

 

“Ini sebagai ungkapan terima kasih, karena Pak Bupati Blora termasuk salah satu dari 10 bupati/wali kota yang menerima Anugerah Kebudayaan PWI Pusat 2026,” ungkap Heri, Selasa (3/2/2026).

Selain itu, Heri menambahkan, keberadaan patung tersebut nantinya di Kantor PWI Pusat, Lantai 4 Gedung Dewan Pers Jakarta, diharapkan mampu menghadirkan spirit keteladanan dari dua tokoh besar asal Blora.

“Dari Samin Surosentiko kita belajar nilai kejujuran, pengendalian lisan, serta sikap saling menghormati. Sedangkan dari Tirto Adhi Soerjo, kita belajar bahwa jurnalisme bukan sekadar melaporkan peristiwa, tetapi juga mengedukasi dan menggerakkan kesadaran publik,” ujarnya.

Sementara itu, Yusuf Susilo Hartono menyampaikan, penyerahan kedua patung dari Bupati Blora kepada Ketua Umum PWI Pusat diagendakan dalam Dialog Kebudayaan bersama Menteri Kebudayaan, yang digelar di Hotel Horison UPI, Serang, Banten, pada Minggu (8/2/2026), usai pukul 14.00 WIB.

Acara tersebut akan disaksikan langsung oleh Menteri Kebudayaan Fadli Zon, 10 bupati/wali kota penerima Anugerah Kebudayaan PWI Pusat, para dewan juri, serta lebih dari 100 peserta dialog dari berbagai daerah, mulai dari kepala dinas, seniman, budayawan, hingga wartawan.

Kedua karya seni patung yang terbuat dari gembol atau bonggol akar kayu jati khas Blora ini, dari sudut pandang seni rupa, dinilai sebagai patung yang apik, karena mampu menampilkan wajah tokoh dengan karakter yang kuat.

Pengamat seni rupa Indonesia Agus Dermawan T, yang juga menjadi salah satu Dewan Juri Anugerah Kebudayaan PWI Pusat, mengaku terpesona meski baru melihatnya melalui foto.

“Wah, keren. Pahatan wajahnya kena dan berkarakter,” ujarnya.

Lebih lanjut, Agus menilai karya Witono menarik karena penghadiran wajah tokoh mendekati presisi dan referensi sejarah. Karakter ketokohan berhasil ditampilkan dengan kuat, sehingga citra intelektualitas dan sikap kepemimpinan tokoh tergambar jelas.

“Apalagi didukung penyisaan bonggol kayu jati tua, yang bisa dimaknai sebagai simbol sejarah besar dalam suatu zaman. Patung ini apik dan layak ditilik bersama,” tandasnya.

Agus juga melontarkan gagasan agar ke depan PWI Pusat memiliki ruang khusus yang menyimpan “tanda budaya” dari para bupati dan wali kota penerima Anugerah Kebudayaan PWI Pusat, sehingga dapat berkembang menjadi semacam museum kebudayaan pers dan daerah.

(Riyan)

Tinggalkan Balasan