TANGERANG – Suasana hangat dan penuh keceriaan menyelimuti Aula Kelurahan Kedaung Baru, Kecamatan Neglasari, Minggu (8/3/2026). Tawa anak-anak sesekali pecah di tengah rangkaian kegiatan Santunan Anak Yatim dan Buka Bersama yang digelar Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) Kota Tangerang bersama komunitas Ruang Muda Berkembang.
Puluhan anak yatim yang hadir tidak hanya menerima santunan. Mereka juga diajak memasuki dunia imajinasi melalui sesi story telling atau dongeng yang dibawakan secara interaktif. Cerita-cerita yang disampaikan membuat anak-anak larut dalam suasana, sesekali tertawa, sesekali terdiam mendengarkan alur kisah yang sarat pesan moral.
Kegiatan ini menjadi salah satu upaya menghadirkan literasi dengan cara yang lebih dekat dan menyenangkan bagi anak-anak.
Kepala DPAD Kota Tangerang, Drs. H. Engkos Zarkasyi A., M.Si., mengatakan bahwa literasi tidak harus selalu identik dengan ruang perpustakaan yang formal. Menurutnya, kegiatan literasi dapat dibawa langsung ke tengah masyarakat dengan pendekatan yang lebih kreatif.
“Literasi harus hadir di tengah kehidupan masyarakat. Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin menanamkan kecintaan membaca sejak dini sekaligus menghadirkan ruang kebersamaan yang positif bagi anak-anak,” ujar Engkos.
Ia menambahkan, DPAD Kota Tangerang terus berupaya mendorong gerakan literasi yang melibatkan komunitas, sehingga budaya membaca dapat tumbuh secara alami di lingkungan masyarakat.
“Kami berharap kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dan masyarakat dapat terus berjalan sehingga gerakan literasi di Kota Tangerang semakin kuat dan menjangkau lebih banyak anak-anak,” tambahnya.
Sementara itu, Akbar dari komunitas Ruang Muda Berkembang menjelaskan bahwa pendekatan dongeng dipilih karena mampu membangun kedekatan emosional dengan anak-anak.
“Melalui story telling, kami ingin menghadirkan keceriaan sekaligus nilai edukasi. Harapannya anak-anak semakin tertarik mengeksplorasi pengetahuan lewat membaca buku,” ujar Akbar.
Acara berlangsung dalam suasana kekeluargaan dan dihadiri sejumlah tokoh masyarakat serta unsur pemerintah setempat, di antaranya Ambar (Bhabinkamtibmas), Abdul Aziz (Sekretaris Kelurahan Kedaung Baru), Akbar (Ruang Muda Berkembang), serta Pendi (Ketua KNPI Neglasari).
Kemeriahan kegiatan semakin terasa ketika penampilan spesial “Durian” hadir menghibur anak-anak. Gelak tawa pun kembali memenuhi ruangan, menciptakan suasana yang akrab dan penuh kebersamaan.
Menjelang waktu berbuka, seluruh peserta berkumpul menikmati hidangan sederhana yang telah disiapkan. Momentum ini menjadi ruang silaturahmi antara pemerintah daerah, komunitas pemuda, dan masyarakat.
Melalui kegiatan yang memadukan kepedulian sosial dan literasi ini, diharapkan semangat membaca dapat tumbuh sejak dini di kalangan anak-anak, sekaligus memperkuat budaya berbagi dan kebersamaan di Kota Tangerang, terutama dalam menyambut bulan suci Ramadan. [Advertorial]







