Tangerang Raya

CEO Gyokai Indonesia Kompeten, Dukung Langkah BNN Wujudkan Kerja Tanpa Obat Terlarang 

110
×

CEO Gyokai Indonesia Kompeten, Dukung Langkah BNN Wujudkan Kerja Tanpa Obat Terlarang 

Sebarkan artikel ini

 

NASIONALXPOS.CO.ID, KABUPATEN TANGERANG – CEO Gyokai Indonesia Kompeten Teguh Imam Pambudi. SE, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah tegas Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam upaya pencegahan, dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika, termasuk dalam bentuk rokok elektrik (vape).

 

Fenomena penyalahgunaan narkotika yang dikemas dalam bentuk modern seperti vape menjadi perhatian serius, tidak hanya dari sisi kesehatan, tetapi juga berdampak langsung pada kualitas tenaga kerja, dan produktivitas sumber daya manusia (SDM)

 

Berdasarkan data BNN, perkembangan zat Psikoaktif baru (New Psychoactive Substances/NPS) menunjukkan tren peningkatan yang signifikan, dan adaptif.

Hal ini menjadi tantangan bersama yang memerlukan respons cepat, terukur, dan sistematis dari seluruh pemangku kepentingan.

 

CEO Gyokai Indonesia Kompeten Teguh Imam Pambudi, S.E, mengapresiasi langkah pemerintah sebagai komitmen negara dalam mengantisipasi penyalahgunaan obat-obatan terlarang yang saat ini rentan mempengaruhi semua kalangan khususnya generasi muda.

 

“Kita apresiasi pemerintah melalui Permenkes Nomor 15 Tahun 2025 yang telah memasukkan etomidate sebagai narkotika golongan II. Kebijakan ini merupakan bentuk komitmen negara dalam mengantisipasi modus baru penyalahgunaan narkotika,” kata Teguh Imam Pambudi dalam keterangan tertulisnya, Rabu (8/4/2026).

 

Dalam konteks ketenagakerjaan, lanjut Teguh, penyalahgunaan narkoba, dan vape berdampak pada menurunnya produktivitas, meningkatnya risiko kecelakaan kerja, serta melemahnya daya saing tenaga kerja.

 

“Oleh karena itu, upaya pencegahan harus dilakukan secara berkelanjutan, dan terintegrasi,” tegasnya. Berikut Ajakan CEO Gyokai Indonesia Kompeten Bersama Masyarakat Khususnya para Pekerja dan Generasi Muda untuk memerangi penyalahgunaan narkotika.

 

* Menjauhi segala bentuk penyalahgunaan narkotika, dan tidak menggunakan vape sebagai media yang berpotensi disalahgunakan.

 

* Meningkatkan kesadaran, dan kewaspadaan terhadap berbagai modus baru peredaran narkoba.

 

* Menciptakan lingkungan kerja yang sehat, aman, dan produktif. Berperan aktif dalam mendukung program pencegahan, dan pemberantasan obat oabatan terlarang di lingkungan masing-masing.

 

Selain itu, CEO Gyokai Indonesia Kompeten mendorong adanya penguatan regulasi serta pengawasan yang lebih ketat terhadap peredaran vape, guna mencegah potensi penyalahgunaan yang dapat merugikan masyarakat luas.

 

“Menjaga generasi produktif dari ancaman narkoba merupakan bagian penting dalam mewujudkan pembangunan ketenagakerjaan yang berkelanjutan dan berdaya saing,” pungkasnya.

 

(A Adi S / Tim MCG)

Tinggalkan Balasan