Daerah

Blora Kejar Penanganan Sampah, TPA Terancam Lumpuh

51
×

Blora Kejar Penanganan Sampah, TPA Terancam Lumpuh

Sebarkan artikel ini

NASIONALXPOS.CO.ID, BLORA – Pemerintah Kabupaten Blora bergerak cepat menuntaskan persoalan sampah yang kian mendesak. Melalui rapat koordinasi (rakor) yang digelar pada Rabu (29/4/2026) di Ruang Pertemuan Setda, seluruh pemangku kepentingan dikerahkan untuk mencari solusi konkret sebelum Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) mengalami kelumpuhan total.

Rakor ini melibatkan kepala desa, lurah, hingga pengelola TPS3R (Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle) guna memperkuat sinergi dalam menghadapi krisis sampah yang semakin kompleks.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Blora, Istadi Rusmanto, menegaskan bahwa kondisi persampahan saat ini sudah berada di titik kritis. Permasalahan mulai dari maraknya pembuangan liar, meningkatnya volume sampah di TPS, hingga tidak optimalnya operasional TPS3R menjadi tantangan serius.

“Persoalan sampah di Blora harus menjadi perhatian bersama. Banyak TPS3R tidak berjalan, sementara timbulan sampah terus meningkat,” ujarnya.

Kondisi TPA pun semakin mengkhawatirkan. TPA Jambe di Cepu terancam penutupan akibat sanksi administratif, sementara TPA Temurejo di Blora hampir mencapai kapasitas maksimal.

Dalam forum tersebut, berbagai masukan disampaikan oleh perwakilan desa dan pengelola TPS3R. Salah satunya menyoroti pentingnya reaktivasi TPS3R agar kembali berfungsi optimal dalam mengurangi beban TPA.

Wakil Bupati Blora menegaskan perlunya langkah cepat dan terukur, termasuk penyusunan regulasi pengelolaan sampah serta penyamaan persepsi antara pemerintah daerah, desa, dan pengelola TPS3R.

“Kita harus bergerak bersama. Edukasi masyarakat melalui Tim KIE persampahan dan pembentukan Satgas Penuntasan Sampah menjadi langkah strategis yang segera dilakukan,” tegasnya.

Selain itu, Pemkab Blora juga mendorong pengurangan sampah dari sumbernya, khususnya di pasar. Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM diminta mengoptimalkan pemilahan dan pengolahan sampah sejak awal untuk menekan volume yang masuk ke TPA.

Tak hanya fokus pada kebijakan, pemerintah juga menyiapkan langkah teknis seperti reaktivasi TPS3R yang mangkrak melalui kolaborasi DPUPR dan pemerintah desa.

Dengan berbagai strategi ini, Pemkab Blora berharap penanganan sampah dapat dilakukan secara menyeluruh, terintegrasi, dan berkelanjutan, sekaligus mencegah krisis lingkungan yang lebih besar. (Riyan)

Tinggalkan Balasan