NASIONALXPOS.CO.ID, KABUPATEN LEBAK – Kepolisian Sektor (Polsek) Curugbitung berhasil memanen jagung seluas 2 hektar dengan hasil mencapai 6 ton. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (4/7/2026) ini menjadi bentuk nyata dukungan terhadap program ketahanan pangan “1 Desa 2 Hektar” yang bertujuan meningkatkan produksi pangan serta memanfaatkan lahan produktif di wilayah.
Panen raya tersebut melibatkan personel Polsek Curugbitung, perangkat desa, kelompok tani, serta masyarakat setempat. Sejak awal masa tanam, jajaran kepolisian bersama para petani melakukan pendampingan secara berkelanjutan, mulai dari pengolahan lahan, penanaman, perawatan tanaman, hingga proses panen.
Kapolsek Curugbitung mengatakan bahwa keberhasilan panen jagung ini merupakan hasil kerja sama yang baik antara kepolisian, pemerintah desa, dan masyarakat. Menurutnya, sinergi tersebut menjadi kunci dalam mendukung program pemerintah untuk mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan.
“Kegiatan ini bukan hanya untuk menghasilkan panen, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian Polri dalam mendukung program pemerintah di sektor pertanian. Kami ingin hadir di tengah masyarakat tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga ikut berkontribusi meningkatkan kesejahteraan warga melalui ketahanan pangan,” ujarnya.
Program “1 Desa 2 Hektar” sendiri difokuskan pada pemanfaatan lahan kosong maupun lahan tidur agar dapat ditanami komoditas pangan strategis seperti jagung, padi, dan umbi-umbian. Dengan optimalisasi lahan tersebut, diharapkan produksi pangan daerah terus meningkat dan mampu memperkuat ketahanan pangan nasional.
Hasil panen sebanyak 6 ton dari lahan seluas 2 hektar menjadi bukti bahwa pengelolaan lahan yang dilakukan secara baik mampu memberikan hasil yang maksimal. Keberhasilan ini juga diharapkan dapat memotivasi masyarakat untuk semakin aktif mengembangkan sektor pertanian sebagai salah satu penopang perekonomian keluarga.
Ke depan, Polsek Curugbitung berkomitmen melanjutkan program pendampingan kepada para petani pada musim tanam berikutnya. Selain meningkatkan hasil produksi, langkah tersebut juga diharapkan mampu mempererat sinergi antara kepolisian, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan.














