Tangerang Raya

Literasi Digital PKBM Himata, Relawan TIK Banten Edukasi Warga Belajar Kesetaraan

7
×

Literasi Digital PKBM Himata, Relawan TIK Banten Edukasi Warga Belajar Kesetaraan

Sebarkan artikel ini
IMG 20260802 WA0088
Kolaborasi untuk mencerdaskan bangsa. 🤝 Relawan TIK Provinsi Banten bersama PKBM Himata dan mahasiswa KKN Universitas Islam Syekh Yusuf (UNIS) Tangerang berkomitmen memperkuat literasi digital dan mendukung pendidikan kesetaraan agar semakin inklusif, adaptif, dan siap menghadapi tantangan era digital.

NASIONALXPOS.CO.ID, KABUPATEN TANGERANG – Relawan Teknologi Informasi dan Komunikasi (Relawan TIK) Provinsi Banten kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas edukasi literasi digital hingga ke sektor pendidikan nonformal. Melalui program Relawan TIK Goes to School (REGOS) Chip In Masa Pengenalan Lingkungan Studi (MPLS) Tahun Pelajaran 2026/2027, Relawan TIK menggelar edukasi literasi digital bagi warga belajar baru di PKBM Himata, Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang, Minggu (2/8/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum penting karena edukasi literasi digital tidak hanya menyasar sekolah formal, tetapi juga warga belajar pendidikan kesetaraan. Sebanyak 40 peserta dari jenjang Paket A, Paket B, dan Paket C mengikuti sesi edukasi dengan antusias, didampingi para pengajar serta mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Syekh Yusuf (UNIS) Tangerang.

Advertisement
file 00000000f95871fa8381970073c004f3
Scroll kebawah untuk lihat berita lainnya.

Ketua Relawan TIK Provinsi Banten, Ahmad Taufiq Jamaludin, mengaku terharu melihat semangat para warga belajar yang tetap berjuang menyelesaikan pendidikan melalui jalur kesetaraan.

Menurutnya, literasi digital menjadi bekal penting agar masyarakat mampu memanfaatkan internet secara bijak, produktif, dan bernilai ekonomi.

“Ilmu dan keterampilan saat ini bisa diakses melalui internet dengan mudah. Karena itu, literasi digital sangat penting agar teknologi benar-benar dimanfaatkan secara positif dan mampu meningkatkan kesejahteraan. Tetap semangat melanjutkan pendidikan melalui PKBM karena kalian adalah orang-orang hebat yang tidak menyerah pada keadaan,” ujar Taufiq.

Sementara itu, Kepala PKBM Himata, Madsoni, mengapresiasi kehadiran Relawan TIK Banten yang dinilai mampu memberikan motivasi sekaligus wawasan baru bagi warga belajar.

Ia mengungkapkan, PKBM Himata yang berdiri sejak 2007 kini telah berkembang dari bangunan sederhana menjadi pusat pendidikan kesetaraan yang telah meluluskan puluhan angkatan.

“Semoga kegiatan ini menjadi penyemangat bagi warga belajar agar tidak pernah putus harapan. Pendidikan adalah jalan meningkatkan kualitas hidup, membuka peluang kerja, dan membentuk karakter yang baik,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir 28 mahasiswa KKN Angkatan 23 Kelompok XI UNIS Tangerang. Ketua Kelompok XI, Hery, menilai kolaborasi antara Relawan TIK dan PKBM menjadi langkah strategis dalam membangun masyarakat yang lebih cakap digital.

IMG 20260802 WA0089
Relawan TIK Provinsi Banten memberikan edukasi literasi digital kepada warga belajar PKBM Himata dalam rangka MPLS Tahun Ajaran 2026/2027. Melalui pemanfaatan internet yang cerdas, aman, dan produktif, pendidikan kesetaraan menjadi gerbang menuju masa depan yang lebih baik.

Menurutnya, penguatan literasi digital sangat penting agar masyarakat mampu menangkal hoaks sekaligus memanfaatkan teknologi sebagai sarana meningkatkan taraf hidup.

Antusiasme juga disampaikan Hafidz, salah satu warga belajar Paket C. Ia mengaku semakin termotivasi mempelajari digital marketing agar internet tidak hanya menjadi media hiburan, tetapi juga membuka peluang usaha.

“Saya ingin belajar digital marketing lebih dalam. Internet bukan hanya untuk dikonsumsi, tetapi juga bisa menjadi sumber penghasilan. Sekarang saya mulai berpikir produk apa yang akan saya pasarkan secara online,” ujarnya.

Program edukasi ini menjadi bukti bahwa semangat pendidikan inklusif dan kesetaraan harus berjalan seiring dengan peningkatan literasi digital, sehingga seluruh lapisan masyarakat memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang di era digital.

Tinggalkan Balasan