NASIONALXPOS.CO.ID, BUNGO – Wakil Bupati Bungo, Tri Wahyu Hidayat, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bungo melaksanakan Shalat Istisqa sekaligus menghadiri Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1448 H/2026 M di Lapangan Apel Mapolres Bungo, Kamis (3/9/2026) pagi.
Kegiatan tersebut diikuti Kapolres Bungo AKBP Zamri Elvino, S.I.K., jajaran Forkopimda, personel TNI dan Polri, unsur Kejaksaan, Pengadilan, serta sejumlah tamu undangan.
Pelaksanaan Shalat Istisqa menjadi bentuk ikhtiar bersama untuk memohon turunnya hujan di tengah kondisi cuaca yang semakin kering. Kondisi tersebut juga meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kabupaten Bungo.
Usai pelaksanaan salat, Wakil Bupati Bungo Tri Wahyu Hidayat menyampaikan bahwa penanganan karhutla tidak hanya membutuhkan langkah teknis di lapangan, tetapi juga harus diiringi dengan ikhtiar spiritual.
“Upaya lapangan seperti patroli, pemantauan titik panas, hingga pemadaman terus kita optimalkan. Namun, sebagai manusia, kita juga harus sadar akan keterbatasan. Shalat Istisqa ini adalah ikhtiar spiritual kita untuk bersimpuh memohon rahmat Allah SWT agar menurunkan hujan yang membawa keberkahan dan menyejukkan bumi Bungo,” ujar Tri Wahyu.
Menurutnya, sinergi seluruh pihak menjadi hal penting dalam menghadapi kondisi cuaca kering dan potensi karhutla. Pemerintah daerah bersama aparat terus melakukan berbagai upaya pencegahan agar kebakaran tidak meluas dan menimbulkan dampak bagi masyarakat maupun lingkungan.
Shalat Istisqa yang dipimpin Ust. Drs. H. Duminis, Lc., berlangsung dengan khidmat. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H.
Dalam kesempatan tersebut, Tri Wahyu juga mengajak masyarakat menjadikan momentum Maulid Nabi sebagai pengingat untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam menjaga lingkungan.
“Momen Maulid Nabi ini mari kita jadikan pengingat untuk meneladani Rasulullah SAW. Selain memperbanyak doa, saya mengimbau seluruh warga masyarakat Kabupaten Bungo agar bersama-sama menjaga lingkungan, salah satunya dengan tidak membuka lahan dengan cara membakar,” tegasnya.
Ia berharap kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan semakin meningkat, terutama di tengah kondisi cuaca kering yang berpotensi memicu kebakaran.
Rangkaian kegiatan yang diikuti lintas instansi tersebut berlangsung lancar dan penuh kekhidmatan. Kegiatan kemudian ditutup dengan ramah tamah sebagai bagian dari upaya mempererat silaturahmi dan sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, serta seluruh unsur terkait.
Dengan pelaksanaan Shalat Istisqa ini, seluruh peserta berharap hujan segera turun di Kabupaten Bungo sehingga kondisi lingkungan kembali membaik serta risiko terjadinya karhutla dapat ditekan.













