NASIONALXPOS.CO.ID, TIGARAKSA — Dewan Kesenian Kabupaten Tangerang (DKKT) genap berusia satu tahun. Momentum tersebut menjadi penegasan komitmen DKKT untuk menjadikan seni dan budaya bukan sekadar tontonan, tetapi bagian dari pembangunan sekaligus sumber kesejahteraan masyarakat Kabupaten Tangerang.
Perayaan satu tahun DKKT digelar di Gedung Graha Pemuda Tigaraksa, Kamis (1/10/2026), dihadiri Wakil Bupati Tangerang Hj. Intan Nurul Hikmah serta ratusan pelaku seni dan budaya Kabupaten Tangerang.
Ketua DKKT Hj. Aida Hubaedah (ARP) mengatakan, usia satu tahun merupakan pondasi awal bagi DKKT untuk terus memperkuat perannya sebagai rumah besar para seniman sekaligus mitra strategis Pemerintah Kabupaten Tangerang.
“Satu tahun adalah pondasi. DKKT hadir sebagai rumah besar seniman dan mitra strategis Pemkab Tangerang dalam mewujudkan visi Bhakti Tradisi Kerta Raharja,” ujar Aida dalam sambutannya.
Selama satu tahun, DKKT telah mendata lebih dari 200 sanggar, menggelar Rapat Kerja Kebudayaan, festival tari dan pencak silat, serta mendorong pembinaan ekonomi kreatif berbasis batik Tangerang.
Namun, Aida menegaskan perjalanan DKKT masih panjang. Menurutnya, kekayaan budaya Kabupaten Tangerang harus mampu memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.
“Budaya tidak boleh hanya jadi tontonan, harus jadi tuntunan dan sumber kesejahteraan,” tegasnya.
Aida juga menilai Kabupaten Tangerang tidak semestinya hanya dikenal sebagai kawasan industri. Daerah ini memiliki kekayaan seni dan budaya yang cukup beragam, mulai dari Tari Cokek, silat, debus, lenong hingga batik Bamboo.
Sementara itu, Wakil Bupati Tangerang Hj. Intan Nurul Hikmah mengapresiasi perjalanan DKKT selama satu tahun. Ia berharap DKKT dapat menjadi jembatan antara tradisi dan generasi muda sehingga seni budaya lokal tetap hidup dan tidak tergerus zaman.
“Hari ini ulang tahun yang ke-1 Dewan Kesenian Kabupaten Tangerang (DKKT). Saya berharap Dewan Kesenian ini bisa berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk melestarikan seni budaya yang ada di kita,” kata Intan kepada awak media.
Intan juga mendorong agar pelestarian budaya tidak hanya berkaitan dengan seni pertunjukan, tetapi mencakup kuliner khas Kabupaten Tangerang.
Ia berharap DKKT dapat hadir dalam berbagai agenda resmi pemerintah daerah, termasuk ketika Kabupaten Tangerang menerima tamu dari daerah lain maupun tamu kenegaraan.
“Supaya mereka tahu seni budaya Kabupaten Tangerang,” ujarnya.
Terkait dukungan pemerintah terhadap DKKT, Intan menyatakan Pemkab Tangerang sangat mendukung keberadaan lembaga tersebut. Ia juga membuka peluang dukungan anggaran untuk menunjang kegiatan DKKT sesuai mekanisme penganggaran pemerintah daerah.

“Kami sangat mendukung sekali. Insya Allah mudah-mudahan bis a dianggarkan untuk DKKT,” ungkapnya.
Intan berharap DKKT semakin berkembang dan mampu menjadi wadah bagi para seniman Kabupaten Tangerang dalam menjaga serta mengembangkan kekayaan budaya daerah.
Perayaan satu tahun DKKT tersebut turut diisi parade seni, pemotongan tumpeng, pemberian penghargaan kepada sesepuh seniman, serta bazar UMKM batik dengan mengusung tema “Satu Tahun Berkarya, Membangun Budaya Tangerang.”















