Daerah

Dambus Masuk Sekolah, Pemkot Pangkal Pinang Siapkan Generasi Muda Cinta Budaya

14
×

Dambus Masuk Sekolah, Pemkot Pangkal Pinang Siapkan Generasi Muda Cinta Budaya

Sebarkan artikel ini
IMG 20261030 WA0036 scaled
Wali Kota Pangkal Pinang Prof. Saparudin bersama Wakil Wali Kota Dessy Ayutrisna menyaksikan penampilan pelajar memainkan alat musik tradisional dambus dalam Pagelaran Dambus Pelajar Kota Pangkal Pinang di Taman Wihelmina. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya melestarikan budaya Bangka Belitung melalui program Dambus Masuk Sekolah.

NASIONALXPOS.CO.ID, PANGKAL PINANG — Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkal Pinang mendorong pelestarian kesenian tradisional dambus melalui program Dambus Masuk Sekolah. Program ini menjadi langkah strategis untuk mengenalkan warisan budaya Bangka Belitung (Babel) kepada generasi muda sekaligus menjaga agar kesenian daerah tidak tergerus perkembangan zaman.

Komitmen tersebut ditegaskan Wali Kota Pangkal Pinang, Prof. Saparudin, saat menghadiri Pagelaran Dambus Pelajar Kota Pangkal Pinang di Taman Wihelmina, Sabtu (26/9/2026). Dalam kegiatan tersebut, sejumlah pelajar menunjukkan kemampuan memainkan alat musik tradisional khas Negeri Serumpun Sebalai.

Advertisement
file 00000000f95871fa8381970073c004f3
Scroll kebawah untuk lihat berita lainnya.

Saparudin menilai keterlibatan pelajar dalam memainkan dambus merupakan bagian penting dari upaya mewariskan budaya kepada generasi berikutnya. Menurutnya, sekolah harus menjadi ruang pembentukan karakter, kreativitas, sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap identitas daerah.

“Ketika hari ini kita menyaksikan anak-anak pelajar memainkan dambus, sesungguhnya kita sedang menyaksikan sebuah proses penting. Budaya yang diwariskan kepada generasi berikutnya,” ujar Saparudin.

Ia menegaskan, dambus bukan sekadar alat musik tradisional. Setiap petikan dan tabuhan yang mengiringinya menyimpan jejak sejarah, nilai kebersamaan, kreativitas, serta jati diri masyarakat Bangka Belitung.

Dukungan terhadap program tersebut juga disampaikan Wakil Wali Kota Pangkal Pinang, Dessy Ayutrisna. Ia mengapresiasi kemampuan para pelajar dalam memainkan dambus dan menilai program ini menjadi alternatif positif bagi anak-anak di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan penggunaan gadget.

IMG 20261030 WA0037 scaled

“Program Dambus Masuk Sekolah sangat bagus sekali. Sekarang perkembangan teknologi, gadget di zaman modern ini sangat pesat. Dengan adanya program ini, kita mengajarkan dan mengingatkan anak didik kita, siswa-siswa, para pelajar yang ada di Kota Pangkal Pinang untuk lebih mengerti warisan budaya, terutama yang khas di Pangkal Pinang dan Bangka Belitung,” ungkap Dessy.

Melalui program Dambus Masuk Sekolah, Pemkot Pangkal Pinang berharap kesenian tradisional tidak hanya dikenal sebagai peninggalan masa lalu, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan generasi muda.

Upaya ini sekaligus menjadi investasi pelestarian budaya agar dambus tetap dimainkan, dikenal, dan diwariskan kepada generasi mendatang.

Tinggalkan Balasan