Pendidikan

Mutu Pendidikan Pangkal Pinang: 4 Faktor Penentu Sekolah Naik Kelas

11
×

Mutu Pendidikan Pangkal Pinang: 4 Faktor Penentu Sekolah Naik Kelas

Sebarkan artikel ini
IMG 20261030 WA0090 scaled
Wali Kota Pangkal Pinang, Prof. Saparudin, saat menghadiri peringatan HUT ke-75 SMP Santa Theresia sekaligus mendorong peningkatan mutu pendidikan melalui penguatan sarana prasarana, kualitas guru, sistem pendidikan, dan tenaga penunjang.

NASIONALXPOS.CO.ID, PANGKAL PINANG — Peningkatan mutu pendidikan di Kota Pangkal Pinang tidak cukup hanya mengandalkan fasilitas sekolah. Kualitas guru, sistem pendidikan, serta tenaga penunjang juga menjadi faktor penting untuk mencetak generasi unggul dan berdaya saing hingga tingkat internasional.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Pangkal Pinang, Prof. Saparudin, saat menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 SMP Santa Theresia, Rabu (30/9/2026).

Advertisement
file 00000000f95871fa8381970073c004f3
Scroll kebawah untuk lihat berita lainnya.

Menurut Saparudin, terdapat empat faktor utama yang menentukan kualitas sebuah sekolah, yakni sarana dan prasarana, kualitas tenaga pendidik, sistem pendidikan, serta tenaga penunjang pendidikan.

Ia menilai SMP Santa Theresia telah memiliki modal yang baik dari sisi fasilitas. Gedung sekolah bertingkat tiga, ruang kelas, dan fasilitas pembelajaran dinilai cukup mendukung kegiatan belajar mengajar.

Namun, fasilitas yang memadai harus diimbangi dengan peningkatan kompetensi guru. Terlebih, perkembangan teknologi informasi dan ilmu pengetahuan berlangsung sangat cepat sehingga tenaga pendidik dituntut terus memperbarui kemampuan.

“Di era teknologi informasi seperti sekarang ini, ilmu pengetahuan sangat cepat berubah, sangat cepat berkembang, sehingga para guru dituntut untuk terus meningkatkan kemampuannya,” ujar Saparudin.

Selain itu, sistem pendidikan yang matang dan stabil juga harus terus dipertahankan serta dikembangkan. Menurutnya, pengalaman SMP Santa Theresia selama 75 tahun menjadi modal penting untuk meningkatkan kualitas lulusan.

Faktor keempat yang tidak kalah penting adalah tenaga penunjang pendidikan. Unsur tersebut meliputi kepala sekolah, manajemen sekolah, yayasan, hingga petugas laboratorium dan perpustakaan.

Saparudin menegaskan, seluruh unsur tersebut harus berjalan beriringan agar proses pendidikan berlangsung optimal dan mampu menghasilkan siswa berkualitas.

Ia berharap SMP Santa Theresia tidak hanya melahirkan lulusan yang mampu melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA di Pangkal Pinang, tetapi juga mencetak siswa berprestasi yang mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional.

Dalam kesempatan itu, Saparudin juga mengapresiasi kontribusi SMP Santa Theresia yang selama ini aktif mendukung berbagai kegiatan Pemerintah Kota Pangkal Pinang, termasuk melalui penampilan drum band dalam sejumlah agenda pemerintah daerah.

Momentum 75 tahun SMP Santa Theresia diharapkan menjadi pijakan untuk terus berbenah. Sebab, peningkatan mutu pendidikan membutuhkan kolaborasi seluruh unsur sekolah agar kualitas pendidikan di Pangkal Pinang semakin maju dan mampu bersaing lebih luas.

Tinggalkan Balasan