Daerah

Khitanan Massal Gratis di Pangkalpinang, 57 Anak Terbantu dalam HKG PKK ke-54

10
×

Khitanan Massal Gratis di Pangkalpinang, 57 Anak Terbantu dalam HKG PKK ke-54

Sebarkan artikel ini
IMG 20261102 WA0049
Wali Kota Pangkalpinang Prof. Saparudin menghadiri kegiatan khitanan massal gratis, donor darah, pemberian santunan dan bazar produk UP2K dalam rangka HKG PKK ke-54 Tahun 2026 di Pangkalpinang.

NASIONALXPOS.CO.ID, PANGKALPINANG – Sebanyak 57 anak mengikuti khitanan massal gratis dalam rangka peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Tahun 2026 di Kota Pangkalpinang, Senin (22/6/2026). Kegiatan sosial ini mendapat apresiasi dari Pemerintah Kota Pangkalpinang karena dinilai memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Selain khitanan massal, kegiatan yang digelar melalui kolaborasi Tim Penggerak PKK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan TP PKK Kota Pangkalpinang tersebut juga menghadirkan donor darah, pemberian santunan, serta pameran dan bazar produk Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) dari seluruh kabupaten/kota se-Babel.

Advertisement
file 00000000f95871fa8381970073c004f3
Scroll kebawah untuk lihat berita lainnya.

IMG 20261102 WA0050

Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian sosial sekaligus sinergi pemerintah daerah, organisasi kemasyarakatan, dunia kesehatan dan berbagai elemen masyarakat.

Menurutnya, khitanan massal gratis sangat membantu keluarga, terutama karena biaya sunat tidak ditanggung BPJS Kesehatan. Dengan adanya kegiatan tersebut, orang tua tidak perlu mengeluarkan biaya untuk mengkhitankan anaknya.

“Khitanan massal ini sangat membantu masyarakat, karena biaya sunat tidak ditanggung BPJS, sehingga orang tua tidak perlu mengeluarkan biaya. Apalagi kegiatan ini didukung oleh RSUD Depati Hamzah, Baznas serta berbagai pihak lainnya,” ujar Saparudin.

IMG 20261102 WA0051

Wali Kota yang akrab disapa Prof. Udin itu menegaskan, PKK memiliki peran strategis dalam pembangunan keluarga, pemberdayaan perempuan, peningkatan kesehatan masyarakat hingga pembinaan anak.

Ia menilai berbagai program PKK selama ini telah menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung, mulai dari pelayanan Posyandu hingga kegiatan sosial dan kemanusiaan.

Mengusung tema “Kuatkan 10 Program Pokok PKK, Laksanakan Astacita Wujudkan Indonesia Emas 2045”, kegiatan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai agenda seremonial, tetapi terus berlanjut dan memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat pada tahun-tahun mendatang.

Tinggalkan Balasan