NASIONALXPOS.CO.ID, CILACAP- Niat baik Satgas Covid-19 Kecamatan Wanareja Cilacap untuk melakukan swab antigen terhadap para pedagang pasar Wanareja tidak disambut baik oleh para pedagang.
Hal tersebut terbukti saat Satgas Covid-19 mendatangi pasar untuk melakukan Swab Antigen didapati seluruh kios yang ada dipasar sudah tutup dan ditinggalkan oleh pemiliknya.

Dikatakan Camat Wanareja Muhammad Najib saat berada dipasar tersebut, “setadinya pihak kami Satgas Covid-19 hari ini Jumat 5/2/2021 usai ibadah sholat Jumat akan melakukan swab antigen kepada 50 orang para pedagang, ” katanya.
Saya heran kenapa seluruh kios yang ada didalam pasar sudah tutup semua, “padahal niat kita itu baik agar kita bisa mendeteksi secara dini terkait penyebaran Covid-19, ” tegas Najib, Jumat (5/2/2021).
Dengan situasi pasar yang sudah tutup, Camat Wanareja didampingi Kapsek Wanareja akhirnta berusaha menyisir warga disekitar pasar untuk dilakukan swab antigen.
Usaha satgas Covid-19 membuahkan hasil, petugas berhasi menjaring sebanyak 34 orang yang berada di sekitar pasar Wanareja untuk di swab antigen oleh petugas kesehatan dari Puskesmas Wanareja 1.
“Alhamdulillah dari ke 34 orang tersebur diketahui hasilnya negatif, saya sedikit tenang, ” ungkap Najib.
Camat juga berjanji akan tetap melakukan sidak terhadap para pedagang pasar Wanareja, namun untum waktunya, Camat tidak akan memberitahuman, ” yang jelas kita tetap akan melakukan sidak swab antigen, pedagan pasar Wanareja itu sudah ada yang meninggal gegara Covid-19, ” tegas Najib.
Camat juga menggaris bawahi bahwa swab antigen yang dilakukan oleh satgas Covid-19 Kecamatan Wanareja tidak dipungut biaya sedikitpun alias gratis, pungkas Najib.
Sementara Kepala Pasar Wanareja, Daryoto yang mengikuti satgas Covid-19 saat berada dipasar mengaku heran dengan tutupnya kios lebih awal yang dikarenakan akan diadakanya swab antigen, “saya selaku kepala pasar sudah berulang kali memberikan pemahaman kepada para pedagang akan pentingnya swab antigen, ” kata dia kepada wartawan.

Daryoto juga menambahkan, kemungkinan besar para pedagang itu ketakutan, namun demikian kita akan tetap melakukan koordinasi dengan satgas Covid-19 Kecamatan Wanareja saat nanti akan dilakukan swab antigen lagi, tambahnya.
Sementara Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Wanareja, Nana juga menyaampaikan hal senada dengan kepapa pasar Wanareja, “memang betul para pedagang pasar Wanareja itu panik dan takut saat akan di swab antigen, makanya mereka tutup lebih awal, kata Nana.
Nana juga berjanji akan memberikan edukasi kepada para pedagang, agar tidak takut untuk di swab antigen, agar bisa diketahui secara dini tentang penyebaran Covid-19, pungkasnya.
Berbeda dengan data yang diperoleh wartawan Nasionalxpos.co.id, dari sumber yang tidak mau disebutkan namanya, bahwa swab antigen harus membayar uang sebesar Rp.250.000. Diakui sumber tersebut bahwa ada seseorang yang menginformasikan swab antigen harus membayar.
Perlu diketahui swab antigen yang dilakukan olah satgas Covid-19 Kecamatan Wanareja semuanya gratis tidak dipungut biasa sedikitpun. Biaya swab antigen tersebut sudah ditanggung oleh Pemerintah. (Junaedi)













