DaerahNasional

Ketua PWI Sulut Voke Kecam Pemkot Manado Blokir KIS /BPJS Kesehatan Sepihak

2011
×

Ketua PWI Sulut Voke Kecam Pemkot Manado Blokir KIS /BPJS Kesehatan Sepihak

Sebarkan artikel ini

NASIONAL XPOS.CO.ID MANADO | Pemerintah Kota Manado, memblokir Kartu Indonesia Sehat (KIS)/BPJS Kesehatan, sepihak. Padahal KIS/BPJS kesehatan diperoleh warga lewat Program jaminan kesehatan Presiden Ir Joko Widodo yakni sejuta Kartu KIS, Sabtu ( 16/10/2021).

“Saya sebagai pasien kaget. Saat berobat ke rumah sakit Advent Teling Manado, tidak lagi mendapat perawatan medis sebagaimana mestinya. Kenapa? Ternyata KIS BPJS Kesehatan saya sudah diblokir. Ini info dari pihak management rumah sakit,” kata Voucke Lontaan, seorang pasisen kepada wartawan, kemarin.

Voucke mengatakan, sebagai pemegang Kartu Indonesia Sehat/BPJS kesehatan nomor 0001568000992, tentu kecewa.

“3 Agustus 2021 lalu kartu kesehatan ini masih bisa digunakan berobat. Tapi, saat ini sudah diblokir informasi diblokir sejak akhir September tahun ini,” jelasnya.

Menurut Voucke, informasi yang diterima pemblokiran tersebut merupakan kebijakan Pemerintah Kota Manado.

“Ini kok heran KIS/BPJS kesehatan saya dibiayai dengan dana APBN, kenapa Pemkot Manado dalam hal ini Wali Kota Manado membuat kebijakan sepihak memblokir KIS warga yang diperoleh lewat program Presiden Ir Joko Widodo. Apalagi ini masalah kemanusiaan,” tegas.

Pemblokiran juga dilakukan sepihak, tanpa pemberitahuan kepada masyarakat umum pemilik kartu tersebut. “Salah satu contoh saya, sewaktu masuk rumah sakit tidak mendapat perawatan medis. Padahal saya sangat berharap dengan kartu itu bisa dirawat. Nanti diberikan dana deposito baru dilayani. Bukan cuma saya ada beberapa pasien yang mengeluh serupa,” ujar nya.

Voucke mempertanyakan, penyaluran dana kesehatan untuk Kartu KIS BPJS kesehatan dikemanakan. Sebab, sejumlah warga Pemegang Kartu KIS sudah diblokir Pemerintah Kota Manado.

“Pemerintahan Kota Manado saat ini bukan mengsejahtrakan rakyat. Justru lebih membuat rakyat menderita. Contoh saja pemblokiran Kartu KIS dibidang kesehatan padahal kesehatan sangat urgen. Saya siap bertanggungjawab apa yang saya sampaikan, karena saya alami sendiri ini fakta dan nyata, bukan hoaks, ” ujarnya. (TEVRI )

Tinggalkan Balasan