Daerah

Aktifitas Penerbangan Bandara Ngurah Rai Tetap Normal Pasca Bencana di Timur Tengah 

159
×

Aktifitas Penerbangan Bandara Ngurah Rai Tetap Normal Pasca Bencana di Timur Tengah 

Sebarkan artikel ini

NASIONALXPOS.CO.ID, BADUNG – Banjir yang merendam Bandara Internasional Dubai pada Selasa (16/4/2024) akibat hujan badai yang melanda sebagian Uni Emirat Arab tidak berdampak pada rute penerbangan di Bandara International I Gusti Ngurah Rai Bali.

General Manager Bandara Ngurah Rai Bali, Handy Heryudityawan, jumat (9/4/2024) menyampaikan sesuai dengan schedule yang ada di Bandara, pesawat Uni Emirat Arab ada dua flight, Qatar Airways dan Etihad airlines tidak ada informasi penundaan. Sejauh ini pihak Bandara terus memantau dan berkoordinasi dengan maskapai di Dubai terkait kondisi terkini di Timur Tengah.

Advertisement
Scroll Kebawah Untuk Lihat Berita

“Sejauh ini terus kami pantau dan kami koordinasi dengan kawan kawan maskapai terkait dengan hal hal yang berkembang. Kondisi situasi global yg memang cukup mengkhwatirkan pada saat itu, kami terus diskusi dan mereka menyatakan reservasinya cukup tinggi, karena penumpang dari Emirat dan Qatar bukan penumpang dari daerah Timur Tengah melainkan terusan dari Eropa, Amerika dan Afrika, dan sejauh ini penerbangan berjalan normal,” jelas Handy.

Ia menegaskan, jika terjadi hal yang memang mendesak, pihak bandara akan berkoordinasi dengan otoritas bandara bagaimana penanganannya. Namun demikian karena kejadian banjir di Dubai (17/4), pihak bandara akhirnya menyesuaikan kondisi penerbangan Emirat dengan kondisi yang terjadi di Timur Tengah di mana pesawat perdana Airbus 380 tidak jadi flight dan sebanyak 592 calon penumpang yang rencananya berangkat terpaksa dihotelkan atau dipulangkan tidak jadi terbang atau re-schedule.

Handy menambahkan, bencana di Timur Tengah mengakibatkan jadwal penerbangan diubah ke malam hari yang biasanya siang hari, menyesuaikan kondisi di Dubai dan sejauh ini tidak ada larangan terbang.

“Kami sesuaikan dengan kondisi di Dubai. Tidak ada larangan terbang semuanya normal hanya perlu penyesuaian. Emirat tidak memberikan dampak signifikan karena untuk trafik penumpang biasa 37 ribu dan untuk emirat setiap hari 1000 penumpang,” tutupnya. (Tik)

BACA JUGA :  Cuma 2 Jam, Penukaran Uang Rupiah di Bandara Ngurah Rai Ludes Diserbu Warga