NASIONALXPOS.CO.ID, JAKARTA – Kabar gembira bagi masyarakat Kabupaten Bungo dan sekitarnya. Mulai 15 Juni 2026, maskapai penerbangan nasional Batik Air resmi membuka layanan penerbangan langsung rute Jakarta–Muara Bungo (BUU) dan sebaliknya melalui Bandar Udara Muara Bungo.
Kepastian beroperasinya rute baru tersebut disampaikan dalam kegiatan press release yang digelar di Rumah Dinas Bupati Bungo, Rabu (4/6/2026), yang dihadiri perwakilan Batik Air bersama Bupati Bungo, Dedy Putra.
Rute penerbangan baru ini akan menghubungkan Jakarta melalui Terminal 2D Bandara Soekarno-Hatta dengan Muara Bungo, memberikan akses transportasi yang lebih cepat, efisien, dan nyaman bagi masyarakat, pelaku usaha, maupun wisatawan.
Menurut pihak Batik Air, kehadiran penerbangan langsung ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat konektivitas wilayah, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah yang selama ini ditopang sektor perdagangan, perkebunan, pertambangan, jasa, hingga pariwisata.
“Penerbangan langsung Jakarta–Muara Bungo akan mempermudah mobilitas masyarakat untuk berbagai keperluan, mulai dari perjalanan bisnis, urusan pemerintahan, pendidikan, layanan kesehatan hingga kunjungan keluarga,” ujar perwakilan Batik Air.
Tidak hanya melayani rute langsung dari Jakarta, Batik Air juga menghadirkan kemudahan konektivitas bagi penumpang dari lebih dari 30 kota di Indonesia maupun luar negeri melalui jaringan penerbangan Batik Air dan Lion Group.
Beberapa kota yang kini dapat terhubung menuju Muara Bungo antara lain:
- Semarang
- Solo
- Yogyakarta
- Surabaya
- Malang
- Bali
- Lombok
- Labuan Bajo
- Kupang
- Balikpapan
- Pontianak
- Banjarmasin
- Medan
- Batam
- Padang
- Palembang
- Bengkulu
- Makassar
- Manado
- Kendari
- Jayapura
- Sorong
- Ambon
- Ternate
Selain itu, konektivitas internasional juga tersedia dari sejumlah kota seperti Singapura, Kuala Lumpur, Penang, hingga Jeddah melalui transit di Jakarta.

Pembukaan rute baru ini diyakini akan menjadi katalisator bagi percepatan pembangunan daerah. Akses udara yang lebih mudah dan cepat diharapkan mampu meningkatkan arus investasi, memperlancar distribusi pelaku usaha, serta memperkuat hubungan ekonomi antara Kabupaten Bungo dengan berbagai daerah di Indonesia.
Kehadiran Batik Air juga menjadi momentum penting bagi sektor pariwisata lokal untuk semakin dikenal luas, sekaligus membuka peluang baru bagi pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Dengan mulai beroperasinya penerbangan langsung pada 15 Juni mendatang, masyarakat Bungo kini memiliki pilihan transportasi udara yang lebih modern dan terkoneksi dengan jaringan nasional maupun internasional.
“Muara Bungo kini semakin dekat dengan Indonesia dan dunia.” (fa)













