Daerah

Al Haris: Peran Pondok Pesantren Tak Tergantikan dalam Membentuk Akhlak Generasi Muda

15
×

Al Haris: Peran Pondok Pesantren Tak Tergantikan dalam Membentuk Akhlak Generasi Muda

Sebarkan artikel ini

NASIONALXPOS.CO.ID, BATANG HARI – Gubernur Jambi Al Haris menegaskan bahwa peran pondok pesantren dalam membentuk karakter, akhlak, dan pengetahuan keagamaan generasi muda tidak dapat digantikan oleh lembaga pendidikan mana pun.

Pernyataan tersebut disampaikan Al Haris saat menghadiri Haul Ke-1 Almaghfurlah Abah KH M. Rouyani Jamil sekaligus Haflah Akhirussanah di Pondok Pesantren Irsyadul Ibad, Simpang Kubu Kandang, Kecamatan Pemayung, Kabupaten Batang Hari, Kamis (4/6/2026).

Dalam sambutannya, Al Haris mengapresiasi dedikasi para pengasuh dan tenaga pendidik pesantren yang selama puluhan tahun berkontribusi mencetak generasi berilmu dan berakhlakul karimah di Provinsi Jambi.

“Jika tidak ada peran pondok pesantren, tentu kita akan kesulitan membentuk generasi yang memiliki akhlak mulia dan pemahaman ilmu agama yang kuat. Karena itu, kami menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada para kiai, ustaz, dan guru yang telah mengabdikan diri untuk mendidik anak-anak Jambi,” ujar Al Haris.

Menurutnya, Pondok Pesantren Irsyadul Ibad yang telah berdiri sejak tahun 2003 membuktikan eksistensinya sebagai lembaga pendidikan Islam yang sukses melahirkan banyak alumni berkualitas. Para lulusan pesantren tersebut kini tersebar di berbagai bidang, mulai dari menjadi ulama, kiai, tokoh masyarakat hingga pejabat pemerintahan.

“Di usia 23 tahun ini tentu sudah banyak alumni yang berhasil. Ada yang menjadi kiai, ulama, bahkan pejabat. Ini menunjukkan keberhasilan pesantren dalam mendidik generasi penerus bangsa,” katanya.

Pada kesempatan itu, Al Haris juga mendoakan Almaghfurlah KH M. Rouyani Jamil agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT serta segala amal ibadahnya diterima dan menjadi ladang pahala yang terus mengalir.

Gubernur turut mengakui bahwa pemerintah daerah masih menghadapi keterbatasan anggaran untuk memberikan perhatian maksimal kepada seluruh pondok pesantren yang jumlahnya terus bertambah di Jambi. Meski demikian, Pemprov Jambi berkomitmen untuk terus melakukan pembinaan dan mendukung pengembangan pesantren.

“Kami mohon maaf apabila perhatian pemerintah belum maksimal karena keterbatasan anggaran. Namun kami akan terus berupaya membina dan mendukung perkembangan pondok pesantren di Jambi,” tegasnya.

Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap dunia pendidikan Islam, Al Haris menyerahkan bantuan Pemerintah Provinsi Jambi melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Jambi senilai Rp20 juta kepada Pondok Pesantren Irsyadul Ibad.

Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Irsyadul Ibad, Agus Mudjahid Royhidin, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh tamu undangan yang hadir, khususnya Gubernur Jambi beserta para ulama dan masyayikh yang turut memeriahkan kegiatan haul.

Ia berharap kegiatan tersebut menjadi sarana mempererat hubungan antara santri, guru, dan masyarakat sekaligus menjadi amal jariyah bagi Almarhum KH M. Rouyani Jamil.

Acara haul dan Haflah Akhirussanah tersebut juga diisi tausiah oleh Pengasuh Pondok Pesantren Darul Rahmah Jakarta sekaligus Ketua MUI DKI Jakarta, KH Muhammad Faiz Syukron Makmun, yang mengajak para santri untuk terus menjaga tradisi keilmuan dan akhlak yang diwariskan para ulama. (Is)

Tinggalkan Balasan