Daerah

Bupati Pati Minta Maaf Usai Ucapan Tantang Demo Kenaikan PBB 250 persen

138
×

Bupati Pati Minta Maaf Usai Ucapan Tantang Demo Kenaikan PBB 250 persen

Sebarkan artikel ini

NASIONALXPOS.CO.ID, PATI – Bupati Pati, Haryanto Sudewo, akhirnya menyampaikan permintaan maaf atas ucapannya yang menuai kontroversi karena dinilai menantang masyarakat untuk berdemo menolak kebijakan kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) hingga 250 persen.

‎Pernyataan kontroversial itu sebelumnya viral di media sosial, usai video Sudewo tersebar luas. Dalam video tersebut, Sudewo menanggapi rencana aksi demonstrasi besar-besaran yang akan digelar 13 Agustus 2025 oleh kelompok Masyarakat Pati Bersatu, yang menolak kenaikan PBB-P2.

‎”Siapa yang akan melakukan aksi, Yayak Gundul? Silakan lakukan, jangan hanya 5.000 orang, 50 ribu orang pun suruh mengerahkan, saya tidak akan gentar. Saya tidak akan mengubah keputusan, tetap maju…,” kata Sudewo dalam video yang kini viral.

Pernyataan itu memicu polemik di tengah masyarakat dan dinilai arogan, bahkan dianggap meremehkan suara rakyat.

‎Menanggapi ramainya sorotan publik, Bupati Sudewo akhirnya menggelar konferensi pers di Pendopo Kabupaten Pati, pada Kamis (7/8/2025). Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan permintaan maaf secara terbuka.

“Saya minta maaf yang sebesar-besarnya atas pernyataan saya: 5.000 silakan, 50 ribu massa silakan. Sama sekali tidak ada maksud untuk menantang rakyat, mosok rakyat saya tantang?” tegas Sudewo.

‎Ia menjelaskan, pernyataan itu bukan bentuk tantangan, melainkan keinginan agar aspirasi masyarakat disampaikan dengan tertib dan tidak ditunggangi kepentingan tertentu.

‎”Saya hanya ingin demo berjalan lancar dan aspirasi tersampaikan murni dari rakyat, bukan karena ada kepentingan lain,” tambahnya.

Selain itu, Bupati Sudewo juga menyampaikan permintaan maaf atas kegaduhan pasca penertiban Satpol PP terhadap aktivitas pengumpulan donasi oleh aliansi Masyarakat Pati Bersatu. Ia berharap situasi tetap kondusif menjelang aksi unjuk rasa.

‎”Saya berharap demo nanti berjalan damai, lancar, dan aman demi menjaga stabilitas daerah kita,” pungkasnya. (Red)

Tinggalkan Balasan