“Kalau seperti ini terus, masyarakat yang dirugikan. Jalan tidak bertahan lama, dan uang negara pun habis tanpa hasil maksimal,” tegas Burhan.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kelurahan Mauk Timur dan pelaksana proyek belum memberikan keterangan resmi terkait temuan di lapangan tersebut. (Awang)








