Menurut Bobby Setiawan, sebagai pekerja media dalam peringatan Hari Pers Sedunia tahun ini, Indonesia kembali mengingat perjuangan panjang jurnalis dalam memperjuangkan kebebasan pers. Meskipun telah mencapai kemajuan yang signifikan, tantangan-tantangan baru muncul, seperti penyebaran hoaks dan ancaman terhadap keamanan jurnalis.
Oleh karena itu, semangat untuk memperjuangkan kebebasan pers dan integritas jurnalistik harus tetap terjaga. “Sebagai seorang jurnalis harus kuat mental dan berintegritas, ” tambahnya, Jumat (3/5/2024).
Peringatan Hari Pers Sedunia tidak hanya tentang menghargai sejarah, tetapi juga tentang mengingatkan pentingnya menjaga kebebasan pers sebagai salah satu pilar demokrasi yang kokoh. Dengan pers yang bebas dan bertanggung jawab, Indonesia dapat terus maju sebagai negara yang berbudaya dan beradab.(rd)














Respon (1)