NASIONALXPOS.CO.ID, KABUPATEN SERANG – Bertepatan dangan hari keanekaragaman hayati, Pasca lebaran Loka PSPL (Loka Pengelolaan sumber daya dan Pesisir Laut) Serang kunjungi pulau tunda, Sabtu (22/5/2021).
Di sambut Pokdarwis jala tunda, Loka PSPL menyempatkan waktu untuk berdiskusi sekaligus menberikan ilmu serta menambah pengetahuan dan wawasan kepada Para anggota Pokdarwis yang ada di Pulau Tunda Kecamatan Tirtayasa Kabupaten Serang.
Pembahasan masalah ekosistem mangrove, ekosistem terumbu karang menjadi topik yang didiskusikan oleh Loka PSPL, dengan membawa rak tranflantasi terumbu karang nanyanya akan menanam terumbu karang pulau tunda.

Dalam pembahasa terumbu karang, disisi lain Pokdarwis jala tunda juga mengenalkan metode bio-transflan terumbu karang hasil adopsi ilmu dr Mujiyanto dari BRSPDI KKP.
Metode sederhana ramah lingkungan, Dirman Ketua Pokdarsih Jala Tunda melalui anggotanya Rahmat menjelaskan kenggunakan media corral mati yang di bor dan lem E-poxy dan di tanami fragmin/bibit terumbu karang.
“Alhamdulilah teman teman dari loka pspl tertarik dan ingin ikut menanam terumbu karang dengan metode bio-transflan, dan nanti kita langsung menuju lokasi kebun karang” Kata Rahmat anggota pokdarwis sekaligus pengurus lokasi uji transflantasi terumbu karang, masarakat pulau tunda seluas sekitar 1 hektar ini.
Lanjut Rahmat memberikan penjelasan dan contoh cara menanam dengan metode bio-transflan dihadapan Loka PSPL Serang, usai memberikan panjelasan, Pitro (35) salah satu rekan dari Lola PSPL mengatakan kalau penjelasan yang disampaikan dinilai lebih mudah dan murah.
“Ini lebih mudah, murah, dan simpel,
nanti kalau kita kesini lagi cukup bawa lem e-poxy aja ya pak” ujarnya Pitro.
Sementara itu Sudirman selaku ketua Pokdarsih Jala Tunda ikut dalam diskusi dan sempat berkelakar
“Sekalian pak bawa program juga untuk teman teman dipulau tunda, pak jangan hanya lem nya doang.” ucap Sudirman sambil senyum canda bersama dihadapan rekan Loka PSPL.

“Langsung saja kita praktek menanam, jangan lupa mendokumentasikan hasil tanaman terumbu karang yg sudah kita tanam” Tutup Sudirman.
Harapan masyrarakat di pulau tunda semoga silaturahmi terus berlanjut dan bisa bekerja sama dengan program kedepan dalam melestarikan ekosisitem laut dan memajukan sumberdaya manusianya khusunya kita di pulau tunda, sebagai masarakat kepulauan yang hidupnya di tengah2 laut. (Syt /Red)









