Dia berujar meski telah disiapkan tempat yang representatif untuk UMKM ini, namun nyatanya di lapangan masih ada yang berjualan di bahu jalan dan fasilitas umum. Menanggapi ini Molen menyebut, penertiban yang dilakukannya pasti dilakukan secara humanis dan dikomunikasian secara baik-baik.
“Saya tau persis jadi pedagang itu gimana rasanya. Waktu SD pernah jualan es, sampai kuliah saya pun berjualan,” tambahnya.
Molen melanjutkan, pemkot siap memfasilitasi dan melakukan pendampingan kepada pelaku UMKM. Dia juga meminta kekompakan seluruh pelaku UMKM agar tidak terpecah belah. Selain itu, Molen berharap bantuan permodalan ini bermanfaat untuk mengembangkan usaha bagi penerimanya. (Toto)
Sumber Diskominfo kota Pangkalpinang













