Politik

Mundur Massal, Panwascam Girimaya Diduga Tertekan Politik Jelang PSU Pangkalpinang 2025

130
×

Mundur Massal, Panwascam Girimaya Diduga Tertekan Politik Jelang PSU Pangkalpinang 2025

Sebarkan artikel ini

NASIONALXPOS.CO.ID, PANGKALPINANG – Enam hari menjelang Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Pangkalpinang 2025, publik dikejutkan dengan kabar mundurnya seluruh anggota Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Girimaya beserta stafnya.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, pengunduran diri massal ini bermula setelah Panwascam Girimaya menindak salah satu tim pasangan calon (Paslon) yang diduga melakukan pelanggaran. Namun bukannya mendapat apresiasi atas kinerja mereka, justru muncul tekanan agar Panwascam meminta maaf kepada salah satu partai politik pengusung Paslon tersebut.

Saat dikonfirmasi, Ketua Bawaslu Pangkalpinang, Imam Ghazali, mengaku belum menerima surat resmi pengunduran diri dari Panwascam Girimaya.

“Perihal ini kami belum mengetahui, suratnya pun belum kami terima,” kata Imam, Kamis (21/8/2025).

Namun, awak media sudah mengantongi bukti berupa dokumentasi surat pengunduran diri salah satu staf Panwascam Girimaya.

Jika terbukti adanya tekanan politik atau intervensi terhadap penyelenggara Pemilu, maka peristiwa ini berpotensi masuk ranah pidana karena menghalangi tahapan Pemilu.

Selain itu, dugaan keberpihakan penyelenggara kepada salah satu Paslon dapat dikategorikan sebagai pelanggaran yang bersifat Terstruktur, Sistematis, dan Masif (TSM), yang berimplikasi serius pada legitimasi hasil Pilkada.

Dengan mundurnya Panwascam Girimaya secara massal, PSU Pilkada Pangkalpinang 2025 diprediksi akan semakin panas dan rawan kecurangan. Publik kini menunggu sikap resmi Bawaslu maupun KPU terkait langkah cepat untuk memastikan integritas penyelenggaraan Pilkada tetap terjaga. (Toto)

Tinggalkan Balasan