Daerah

Mustopa Dorong Perempuan Blora Aktif dalam Politik dan Demokrasi

0
×

Mustopa Dorong Perempuan Blora Aktif dalam Politik dan Demokrasi

Sebarkan artikel ini
IMG 20260906 WA0078 scaled
Ketua DPRD Blora H. Mustopa, S.Pd.I., saat menyampaikan materi dalam Seminar Pendidikan Politik tentang peningkatan partisipasi perempuan dalam demokrasi di Kecamatan Jepon, Blora, Minggu (6/9/2026).

NASIONALXPOS.CO.ID, BLORA – Perempuan di Kabupaten Blora jangan hanya menjadi penonton dalam panggung politik. Mereka harus berani bersuara, menyampaikan aspirasi, sekaligus ikut menentukan kebijakan yang menyangkut masa depan masyarakat. Pesan tegas itu disampaikan Ketua DPRD Blora, H. Mustopa, S.Pd.I., saat mendorong semakin kuatnya keterlibatan perempuan dalam politik dan kehidupan demokrasi.

Menurut Mustopa, kualitas demokrasi tidak akan maksimal jika perempuan hanya ditempatkan sebagai pelengkap. Perempuan memiliki potensi besar untuk menjadi kekuatan strategis dalam mengawal kebijakan publik dan menentukan arah pembangunan daerah maupun bangsa.

Pesan tersebut disampaikan Mustopa dalam Seminar Pendidikan Politik yang digelar DPC PKB Kabupaten Blora dengan tema “Meningkatkan Partisipasi Politik Perempuan dalam Pemenuhan Demokrasi Pancasila.”

Kegiatan yang berlangsung di Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora, itu diikuti ratusan muslimat. Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan yang menjadi ruang untuk memperkuat pemahaman politik sekaligus membangun keberanian perempuan agar lebih aktif mengambil peran dalam proses demokrasi.

Hadir sebagai narasumber, Mustopa yang saat ini menjabat sebagai Ketua DPRD Blora sekaligus Sekretaris Dewan Tanfidz DPC PKB Kabupaten Blora masa bakti 2026–2031, menegaskan bahwa demokrasi akan semakin sehat apabila seluruh elemen masyarakat, termasuk perempuan, memiliki kesempatan yang sama untuk berpartisipasi.

“Perempuan bukan hanya sebagai objek pembangunan, tetapi harus menjadi bagian penting dalam menentukan kebijakan dan masa depan bangsa,” tutur Mustopa.

IMG 20260906 WA0076
Ratusan peserta perempuan mengikuti Seminar Pendidikan Politik yang digelar DPC PKB Kabupaten Blora di Kecamatan Jepon, Minggu (6/9/2026).

Ia menilai partisipasi perempuan dalam politik tidak harus selalu dimaknai dengan menduduki jabatan politik. Peran tersebut dapat dimulai dari lingkungan keluarga dan masyarakat, seperti aktif dalam organisasi kemasyarakatan, memberikan pendidikan politik, menyampaikan aspirasi, hingga terlibat langsung dalam proses politik dan pemerintahan.

Mustopa juga mengingatkan bahwa politik bukan sekadar persoalan perebutan kekuasaan. Lebih dari itu, politik merupakan instrumen untuk memperjuangkan kepentingan dan kesejahteraan masyarakat.

Karena itu, pendidikan politik dinilai penting untuk membekali perempuan agar memiliki pengetahuan, keberanian, sekaligus sikap kritis dalam menghadapi dinamika politik.

“Dengan pendidikan politik yang baik, perempuan diharapkan semakin percaya diri untuk menyampaikan aspirasi, mengawal kebijakan publik, serta ikut menjaga demokrasi agar tetap berjalan sesuai nilai-nilai Pancasila,” harap Mustopa, Minggu (6/9/2026).

Seminar tersebut diharapkan menjadi langkah konkret untuk memperluas ruang partisipasi politik perempuan di Kabupaten Blora. Semakin banyak perempuan yang berani terlibat dan menyuarakan kepentingan masyarakat, semakin besar pula peluang terciptanya demokrasi yang inklusif dan berkualitas (Riyan)

Tinggalkan Balasan