NASIONALXPOS.CO.ID, TANGERANG – Polres Metro Tangerang Kota turun langsung menyambangi warga Perumahan Poris Paradise RW 10, Kelurahan Cipondoh Indah, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Rabu (4/11/2026) malam. Kegiatan bertajuk temu wicara Polri bersama masyarakat tersebut menjadi upaya memperkuat sinergitas sekaligus menyerap aspirasi dan keluhan warga terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Dalam pertemuan tersebut, Polres Metro Tangerang Kota menegaskan komitmennya untuk membuka ruang komunikasi dengan masyarakat. Warga juga diberikan kesempatan menyampaikan berbagai persoalan keamanan di lingkungan tempat tinggal agar dapat ditindaklanjuti secara tepat.
Kegiatan dihadiri Kasat Binmas Polres Metro Tangerang Kota AKBP Moch Nasir, didampingi Kapolsek Cipondoh AKP Yudha Prakoso, S.I.K., M.A., jajaran kepolisian, anggota Komisi I DPRD Kota Tangerang Christian Lois dari PSI, Danramil Tangerang 01/Tng Mayor Heru Susanto, Lurah Cipondoh Indah H. Husen, Ketua RW 10 Haliman, serta perwakilan organisasi masyarakat se-Kecamatan Cipondoh.
Ketua RW 10, Haliman, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran seluruh unsur pemerintahan, TNI, Polri, dan elemen masyarakat dalam kegiatan tersebut.
“Acara ini bertema Polri temu wicara bersama masyarakat, dalam menjaga Kamtibmas,” ujarnya.
Mewakili Kapolres Metro Tangerang Kota, AKBP Moch Nasir mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari program kepolisian untuk mendengarkan langsung persoalan yang dihadapi masyarakat, khususnya menyangkut keamanan dan ketertiban lingkungan.
“Polres Metro Tangerang Kota ingin mendengarkan keluhan warga agar Kamtibmas selalu terjaga,” ungkap Nasir.
Ia menjelaskan, masyarakat dapat menyampaikan laporan maupun pengaduan terkait gangguan Kamtibmas melalui layanan darurat kepolisian 110 atau berkoordinasi dengan Binmas.
Menurutnya, setiap aspirasi yang masuk akan diterima dan dikaji terlebih dahulu untuk menentukan langkah penyelesaian, termasuk melalui pendekatan problem solving apabila persoalan memungkinkan diselesaikan secara musyawarah.
Nasir juga memaparkan sejumlah program kepolisian, salah satunya Polisi Peduli Pendidikan. Program tersebut bertujuan mencegah anak putus sekolah sekaligus mengantisipasi keterlibatan pelajar dalam aksi tawuran melalui pendekatan dan kunjungan ke sekolah.
Selain menjaga keamanan, kepolisian juga berupaya membantu pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya warga usia produktif yang belum memiliki pekerjaan.
“Kami membantu warga usia produktif untuk mendapatkan pelatihan dan menjalin kerja sama dengan industri atau lembaga agar warga mendapatkan pekerjaan,” terangnya.

Nasir menambahkan, sebagai daerah penyangga Ibu Kota, Kota Tangerang membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kondusivitas wilayah.
Ia juga mengajak masyarakat mengedepankan komunikasi dan dialog apabila terdapat persoalan sosial maupun aspirasi yang perlu disampaikan.
“Ketika ada kelompok yang ingin berdemo, kita akan mendengar dan bersama-sama mencari solusi. Tidak perlu ke Jakarta apabila bisa diselesaikan di Kota Tangerang,” pungkasnya.
Melalui kegiatan temu wicara tersebut, diharapkan sinergitas antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat semakin kuat sehingga tercipta lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif.















