NASIONALXPOS.CO.ID, TANGERANG – Polemik dugaan praktik prostitusi online di Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, terus bergulir. Setelah seorang perempuan yang disebut warga membantah keterlibatannya dan mengaku hanya berprofesi sebagai penjual donat, kini muncul tangkapan layar yang diklaim warga sebagai petunjuk baru dan diserahkan kepada nasionalxpos.co.id.
Tangkapan layar tersebut menampilkan sebuah akun pada aplikasi perpesanan dengan nama yang berbeda, namun menggunakan foto profil yang oleh warga diduga merupakan foto perempuan yang sebelumnya telah memberikan klarifikasi kepada wartawan.
Selain foto profil, dalam tangkapan layar itu juga tampak percakapan yang memuat tulisan seperti “STW Hot Service” serta “buka jam 7 malam sampe subuh”. Warga menduga percakapan tersebut berkaitan dengan praktik prostitusi online yang sebelumnya dikeluhkan masyarakat di wilayah Rajeg.
“Kami menyerahkan tangkapan layar ini supaya aparat menelusuri kebenarannya. Kalau memang tidak ada kaitannya, biar penyelidikan yang membuktikan. Kami hanya ingin lingkungan kami bersih,” ujar seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.
Sebelumnya, perempuan yang disebut warga telah menyampaikan hak jawab kepada nasionalxpos.co.id melalui pesan suara WhatsApp. Ia membantah seluruh dugaan yang diarahkan kepadanya.
“Maaf ya bang, situ cari siapa? Salah sambung. Saya bukan cewek BO. Saya mah tukang donat, saya punya anak, punya suami. Suami saya penjual donat di Kecamatan Rajeg. Itu salah informasi,” ujarnya.
Dalam pesan suara lainnya, ia juga meminta wartawan memeriksa akun TikTok miliknya sebagai bentuk penegasan bahwa dirinya bukan seperti yang dituduhkan.
Meski demikian, sebagian warga tetap mempertanyakan bantahan tersebut. Menurut mereka, informasi yang berkembang di lingkungan setempat perlu ditindaklanjuti oleh aparat penegak hukum agar tidak menimbulkan spekulasi berkepanjangan.
nasionalxpos.co.id menegaskan bahwa tangkapan layar yang diterima berasal dari warga dan belum dapat diverifikasi secara independen. Media ini juga belum dapat memastikan siapa pemilik sebenarnya akun tersebut maupun apakah terdapat keterkaitan dengan dugaan praktik prostitusi online.
Hingga berita ini diterbitkan, Polsek Rajeg maupun Polresta Tangerang belum memberikan keterangan resmi terkait tangkapan layar yang diserahkan warga maupun perkembangan penyelidikan dugaan praktik prostitusi online di wilayah Kecamatan Rajeg.
Sebagai bentuk keberimbangan pemberitaan, nasionalxpos.co.id tetap membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi bagi seluruh pihak yang disebut dalam pemberitaan ini sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.














