Opini

Reorganisasi Koperasi, Momentum Penting Menuju Tata Kelola yang Lebih Baik dan Prudent

1002
×

Reorganisasi Koperasi, Momentum Penting Menuju Tata Kelola yang Lebih Baik dan Prudent

Sebarkan artikel ini
IMG 20250312 WA0089

1. Memiliki pengetahuan dan pengalaman dalam pengelolaan organisasi serta usaha koperasi.

2. Lulus uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test).

Advertisement
file 00000000f95871fa8381970073c004f3
Scroll kebawah untuk lihat berita lainnya.

3. Mematuhi Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) serta regulasi internal koperasi lainnya.

Fit and proper test menjadi instrumen penting untuk menyaring calon pengurus yang benar-benar layak memimpin koperasi. Idealnya, sebelum RAT dilaksanakan, dilakukan tahapan seleksi melalui rapat pra-RAT untuk menentukan kandidat yang akan mengikuti uji kelayakan ini. Dengan demikian, hanya mereka yang terbukti kompeten dan berintegritas yang dapat diajukan sebagai calon pengurus atau pengawas.

Integritas adalah Kunci Utama

Dalam memilih pengurus, integritas harus menjadi pertimbangan utama. Pendidikan tinggi memang penting, tetapi tidak menjamin seseorang bebas dari praktik penyimpangan. Banyak kasus korupsi di berbagai sektor justru melibatkan individu dengan latar belakang akademik tinggi.

Koperasi yang dikelola oleh pengurus berintegritas tinggi sekalipun masih berisiko mengalami penyimpangan. Apalagi jika dipegang oleh individu yang sebelumnya pernah terlibat dalam kasus fraud. Oleh karena itu, pemilihan pengurus harus dilakukan dengan penuh kehati-hatian.

Tinggalkan Balasan