NASIONALXPOS.CO.ID, KABUPATEN TANGERANG — Program Sekolah Rakyat kembali menjadi perhatian publik seiring persiapan pemerintah menjalankan kegiatan pendidikan bagi siswa baru tahun ajaran 2026/2027.
Program yang menyasar anak-anak dari keluarga kurang mampu tersebut menjadi salah satu kebijakan pendidikan yang tengah mendapat perhatian karena pemerintah menargetkan perluasan jumlah peserta didik dalam beberapa tahun ke depan.
Sejumlah Sekolah Rakyat di berbagai daerah juga terus dipersiapkan agar dapat menjalankan kegiatan belajar mengajar secara optimal. Salah satu daerah yang mendapat sorotan adalah Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, setelah fasilitas Sekolah Rakyat di wilayah tersebut ditinjau untuk memastikan kesiapan operasionalnya.
Secara nasional, pemerintah disebut menargetkan program Sekolah Rakyat dapat menjangkau sekitar 28.478 siswa baru pada tahun ajaran 2026/2027. Target tersebut menjadi bagian dari rencana lebih besar untuk memperluas akses pendidikan bagi anak-anak yang membutuhkan.
Dalam jangka panjang, pemerintah bahkan menargetkan keberadaan Sekolah Rakyat di setiap kabupaten/kota sehingga akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu tidak hanya terpusat di wilayah tertentu.
Kehadiran Sekolah Rakyat dinilai membawa harapan baru bagi keluarga yang selama ini menghadapi keterbatasan akses terhadap pendidikan berkualitas.
Namun, besarnya target peserta didik juga menuntut kesiapan yang tidak sederhana. Pemerintah perlu memastikan ketersediaan ruang belajar, tenaga pendidik, fasilitas penunjang, sistem pengasuhan serta mekanisme pembelajaran berjalan sesuai kebutuhan siswa.
Momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI pada 17 Agustus 2026 turut menjadi pengingat bahwa pendidikan merupakan salah satu fondasi penting dalam membangun kualitas sumber daya manusia.
Karena itu, keberadaan Sekolah Rakyat tidak hanya perlu dilihat dari jumlah siswa yang berhasil diterima, tetapi juga dari kualitas pendidikan yang nantinya diberikan.
Masyarakat pun diharapkan ikut mengawasi pelaksanaan program tersebut agar tujuan pemerataan akses pendidikan benar-benar dirasakan oleh kelompok yang menjadi sasaran.
Jika dikelola secara konsisten dan transparan, Sekolah Rakyat berpotensi menjadi salah satu instrumen penting pemerintah dalam memperluas kesempatan pendidikan sekaligus memutus mata rantai kesenjangan pendidikan di Indonesia.















