Lanjutnya, Kalau ada nantinya ditemukan beredarnya berita tidak benar (hoaks, red) baik di media sosial maupun di media mainstream.
“Kita turun langsung dan mencari tahu siapa yang bertanggung jawab terhadap berita yang tidak benar tersebut,”ucap Dwi.
AdvertisementScroll kebawah untuk lihat berita lainnya.
Kemudian pihaknya akan meminta untuk ‘take down‘ informasi/berita sesat tersebut. Dalam mengambil tindakan, kita akan persuasif dan preventif.
Kami satgas humas omp Singgalang juga menyampaikan seandainya ada pihak yang merasa dirugikan oleh informasi atau berita yang tidak benar tersebut,
“Untuk itu pihak kepolisian mengimbau agar dapat melaporkan temuan tersebut ke kantor kepolisian terdekat, untuk segera ditindaklanjuti. Apabila tidak ada yang dirugikan dan bikin masyarakat resah, kami akan menangani langsung kasus tersebut,” ungkapnya.
Ia menambahkan patroli siber ini dilakukan untuk mendeteksi dan mencegah penyebaran informasi tidak benar, provokasi, hate speech, propaganda yang dapat memecah belah bangsa.














