“Kami juga langsung klarifikasi ke partai bersangkutan. Ternyata itu merupakan hoax atau berita bohong dan membuat kami harus bersikap,” tegas Sofyan yang juga anggota DPRD itu.
Menurutnya, terdapat tujuh partai pengusung dan dua partai pendukung pasangan Heroe-Pena. Tujuh partai pengusung tersebut ialah PAN, NasDem, Demokrat, Republik, Garuda, Perindo dan PKN. Sedangkan dua partai pendukung yakni Prima dan Hanura. Perwakilan dari partai pengusung dan pendukung juga turut dihadirkan dalam jumpa media kemarin.
Ditempat yang sama, Ketua DPD Perindo Kota Yogyakarta Radius Simbolon, menyampaikan pernyataan yang mengisyaratkan partainya mendukung paslon lain merupakan fitnah kejam. Sejak awal pihaknya tetap konsisten berada di kubu nomor satu dan bahkan sudah melakukan penguatan hingga tingkat ranting.
“Tidak pernah ada apa-apa tiba-tiba dikutip mendukung paslon lain. Ini masuk kategori fitnah. Sudah ada permintaan maaf dari yang mengutip dan kami pun memaafkan. Semoga ke depan tidak terjadi lagi seperti ini,” ujar Radius yang juga mantan anggota DPRD Provinsi Papua itu.
Hal senada disampaikan Ketua DPD Partai Garuda DIY Saiful Bahri. Dirinya menyampaikan, bentuk dukungan dibuktikan melalui surat rekomendasi yang diterbitkan oleh DPP. Hal itu merupakan sakral di tingkat partai karena telah tersistem dengan baik. Sehingga jika pihaknya dipropaganda mendukung paslon lain maka menciderai proses demokrasi.
Sementara pada kesempatan yang sama, Posko Pemenangan Heroe-Pena juga kedatangan relawan dari mantan anggota DPRD Kota Yogya yang memberikan dukungan. (KR/SN)












