Scroll Untuk Baca Berita
Pemerintahan

Wah! Ada Empang Lele di Puspem Kota Tangerang?

389
×

Wah! Ada Empang Lele di Puspem Kota Tangerang?

Sebarkan artikel ini

NASIONALXPOS.CO.ID, KOTA TANGERANG – Ada pemandangan kurang elok terlihat di kawasan Pusat Pemerintahan (Puspem) Kota Tangerang, pada Senin (13/11/2023).

Ya, kubangan air dan kumpulan sampah yang mengambang pada galian tanah, menjadi pemandangan terkini yang bisa dilihat tepat di jantung Puspem Kota Tangerang.

Advertisement
Scroll Kebawah Untuk Lihat Berita

Tampak pula urugan tanah di sejumlah titik dibiarkan menggunung. Kondisi itu sudah terjadi beberapa hari belakangan ini.

“Kok jadi kesannya kumuh begini ya. Ada kubangan air dan sampah di tengah-tengah gedung puspem, ”ujar seorang pengunjung saat melewati di lokasi tersebut.

Hal senada juga diungkapkan Rendy Saputra salahseorang pewarta yang menyebut kubangan air tersebut lebih mirip dengan kolam lele.

“Kemungkinan Pemkot mau budidaya ikan lele di Puspem,” ungkap Rendy seraya berkelakar.

Dari pantauan, kubangan air tersebut muncul akibat adanya galian tanah dari pekerjaan perbaikan lantai pada bagian tengah kawasan puspem.

Dimana, saat ini Pemkot Tangerang tengah melakukan perbaikan lapangan yang lebih dikenal dengan sebutan plaza Puspem Kota Tangerang.

 

Plaza Puspem sendiri biasa digunakan untuk kegiatan apel setiap Senin atau di waktu-waktu tertentu.

Meski sedang dalam tahap perbaikan, namun dari pantauan tidak terlihat para pekerja ada di lokasi.

 

Tak terlihat pula papan nama proyek sebagai bahan informasi publik terkait kegiatan tersebut.

Dari penelusuran pada laman Sirup LKPP, tidak ditemukan secara spesifik judul atau nama kegiatan yang berkaitan dengan pekerjaan tersebut.

Di dalam Sirup LKPP hanya muncul beberapa kegiatan yang lokasinya berada di kawasan Puspem Kota Tangerang.

 

Salah satunya yakni pengadaan rumput sintetis lapangan apel senilai Rp.270 juta dengan sistem pengadaan E-Purchasing.

Selain itu ada pula kegiatan berupa pengadaan septictank di lingkungan Puspem senilai Rp.117 juta dengan sistem E-Purchasing.

 

Dari pantauan di lokasi, terdapat sebagian lapangan apel yang telah dipasangi rumput sintetis. Tepatnya di bagian utama lapangan apel.

Sedangkan pada bagian lapangan plaza Puspem, saat ini sedang dilakukan pembongkaran pada lantainya.

Tampak terlihat material paving block menumpuk di sisi kiri lapangan. Selain itu gundukan tanah bekas galian juga tampak menggunung di beberapa titik.
(AciL)

BACA JUGA :  Bupati Blora Paparkan Potensi Wisata ke Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif