Daerah

Warga Keramat Swadaya Bangun Poskamling, Resah Kemalingan Kini Aktif Ronda Malam

19
×

Warga Keramat Swadaya Bangun Poskamling, Resah Kemalingan Kini Aktif Ronda Malam

Sebarkan artikel ini
IMG 20261030 WA0110 scaled
Wakil Wali Kota Pangkal Pinang, Dessy Ayutrisna, bersama warga saat meresmikan Poskamling Duren Keramat hasil swadaya 193 kepala keluarga (KK) di RT 04/RW 02 Kelurahan Keramat, Kecamatan Rangkui, sebagai upaya meningkatkan keamanan dan ketertiban lingkungan.

NASIONALXPOS.CO.ID, PANGKAL PINANG — Berangkat dari keresahan terhadap aksi pencurian, warga RT 04/RW 02 Kelurahan Keramat, Kecamatan Rangkui, Pangkal Pinang, membangun dan mengaktifkan pos keamanan lingkungan (Poskamling) secara swadaya. Langkah ini menjadi bentuk kepedulian masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

Poskamling yang diberi nama Duren Keramat tersebut dibangun atas partisipasi 193 kepala keluarga (KK). Kehadirannya diharapkan menjadi pusat kegiatan ronda malam sekaligus memperkuat kebersamaan warga dalam mencegah gangguan keamanan.

Advertisement
file 00000000f95871fa8381970073c004f3
Scroll kebawah untuk lihat berita lainnya.

Peresmian Poskamling Duren Keramat mendapat dukungan Wakil Wali Kota Pangkal Pinang, Dessy Ayutrisna. Ia mengapresiasi kekompakan warga yang secara mandiri mengambil langkah nyata untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.

Menurut Dessy, masyarakat memiliki peran penting sebagai mata dan telinga lingkungan. Karena itu, keamanan tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat.

“Poskamling ini bukan sekadar bangunan fisik, melainkan simbol nyata dari semangat gotong royong dan komitmen warga. Keamanan lingkungan akan lebih kuat jika kita bangun bersama, tidak hanya mengandalkan aparat, tetapi juga menggerakkan kesadaran seluruh warga,” ungkap Dessy.

Ia berharap Poskamling Duren Keramat dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai tempat ronda malam, koordinasi keamanan, sekaligus ruang komunikasi dan dialog antarwarga.

Sementara itu, perwakilan warga, Fitriansyah, mengungkapkan bahwa pembangunan poskamling tersebut berawal dari keresahan masyarakat terhadap kasus kemalingan.

Bahkan, lokasi yang kini menjadi poskamling sebelumnya merupakan tempat pembuangan sampah oleh masyarakat dari luar wilayah.

“Poskamling ini berdiri atas kehendak bersama karena keresahan warga terhadap kasus kemalingan. Tempat ini dulunya lokasi pembuangan sampah dari masyarakat luar. Selama satu minggu uji coba ronda malam, kondisi lingkungan kini menjadi aman,” ujar Fitriansyah.

Ia berharap Poskamling Duren Keramat dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai tempat ronda malam, koordinasi keamanan, sekaligus ruang komunikasi dan dialog antarwarga.

Sementara itu, perwakilan warga, Fitriansyah, mengungkapkan bahwa pembangunan poskamling tersebut berawal dari keresahan masyarakat terhadap kasus kemalingan.

Bahkan, lokasi yang kini menjadi poskamling sebelumnya merupakan tempat pembuangan sampah oleh masyarakat dari luar wilayah.

“Poskamling ini berdiri atas kehendak bersama karena keresahan warga terhadap kasus kemalingan. Tempat ini dulunya lokasi pembuangan sampah dari masyarakat luar. Selama satu minggu uji coba ronda malam, kondisi lingkungan kini menjadi aman,” ujar Fitriansyah.

Menurutnya, keterlibatan 193 KK menjadi bukti bahwa keamanan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Warga berharap kegiatan ronda malam terus berjalan secara konsisten sehingga keamanan dan kenyamanan lingkungan Kelurahan Keramat dapat terjaga.

Inisiatif warga tersebut sekaligus menunjukkan bahwa semangat gotong royong masih menjadi kekuatan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman tanpa harus sepenuhnya bergantung pada aparat keamanan.

Tinggalkan Balasan