NASIONALXPOS.CO.ID, BUNGO – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Damkar Kabupaten Bungo bersama tim terpadu menggelar operasi penertiban rumah kos dan hotel di wilayah Kabupaten Bungo, Minggu (29/02/2026).
Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Bungo, Daruqotni, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya penegakan Peraturan Daerah (Perda), khususnya dalam menjaga ketertiban umum selama bulan suci Ramadan.
“Melalui media ini kami sampaikan, kami melakukan penertiban di sejumlah rumah kos dan hotel bersama tim terpadu yang terdiri dari PM TNI, Kejaksaan, Polres Bungo, Dinas Perizinan, serta Dinas terkait lainnya,” ujar Daruqotni.
16 Orang Diamankan dalam operasi tersebut, tim gabungan mengamankan sebanyak 16 muda-mudi dari beberapa lokasi kos dan hotel. Mereka langsung dibawa untuk dilakukan pendataan dan pemeriksaan lebih lanjut.
“Untuk hari ini, kami sudah mengamankan 16 orang. Seluruhnya sedang dalam proses pemeriksaan bersama tim. Nantinya mereka akan diminta membuat surat pernyataan, dan orang tua masing-masing akan kami panggil untuk penyelesaian lebih lanjut,” tegasnya.
Dari hasil pendataan awal, sebanyak 12 orang di antaranya tidak dapat menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) saat diminta petugas. Kondisi tersebut menjadi dasar bagi tim untuk melakukan pengamanan dan pemeriksaan lanjutan.
Satu Pasang Diproses Cepat Selain itu, terdapat satu pasangan yang diproses secara cepat. Menurut Daruqotni, kasus tersebut tidak ditemukan indikasi pelanggaran berat, namun tetap diberikan tindakan administratif berupa surat pernyataan.
“Ada satu pasangan yang prosesnya relatif cepat karena tidak ditemukan indikasi yang mengarah pada pelanggaran berat. Namun tetap kami berikan tindakan berupa surat pernyataan sebagai bentuk pembinaan,” jelasnya.
Intensif Selama Ramadan Kasat Pol PP menegaskan bahwa operasi serupa akan terus dilakukan secara intensif selama bulan Ramadan. Tim terpadu juga membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan laporan apabila menemukan dugaan pelanggaran ketertiban umum.
“Kami tetap siaga selama bulan suci Ramadan ini. Apabila ada laporan dari masyarakat, tentu akan kami tindaklanjuti sesuai prosedur. Penertiban ini bukan semata-mata razia, tetapi bagian dari upaya menjaga ketertiban dan kenyamanan bersama,” tutup Daruqotni.
Operasi tersebut berjalan dalam situasi aman dan kondusif. Pemerintah Kabupaten Bungo mengimbau masyarakat, khususnya para pemilik kos dan pengelola hotel, untuk lebih selektif dalam menerima tamu serta memastikan kelengkapan identitas sesuai ketentuan yang berlaku.
(is)













