Daerah

Bungo Luncurkan Barcode Kotak Amal, Donasi Kini Transparan Digital

61
×

Bungo Luncurkan Barcode Kotak Amal, Donasi Kini Transparan Digital

Sebarkan artikel ini

NASIONALXPOS.CO.ID, BUNGO – Pemerintah Kabupaten Bungo resmi memulai era baru dalam pengelolaan dana sosial dan keagamaan dengan meluncurkan sistem barcode kotak amal berbasis digital, Rabu (29/4/2025). Inovasi ini menjadi langkah strategis dalam mendorong transparansi, akuntabilitas, dan kemudahan beramal di tengah perkembangan teknologi.

Peluncuran dilakukan langsung oleh Bupati Bungo, H. Dedy Putra, di Lapangan Kantor Bupati Bungo. Program ini menandai transformasi dari metode konvensional menuju sistem digital terintegrasi yang memungkinkan setiap transaksi donasi tercatat secara real-time.

“Digitalisasi ini adalah komitmen kami untuk memastikan dana umat dikelola secara bersih, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Dedy dalam sambutannya.

Dengan teknologi barcode, masyarakat kini cukup memindai kode menggunakan aplikasi dompet digital atau layanan perbankan di ponsel. Seluruh transaksi otomatis masuk ke sistem terintegrasi yang dapat dipantau langsung oleh pemerintah daerah.

Selama ini, pengelolaan kotak amal kerap menghadapi berbagai kendala seperti risiko kehilangan, penyalahgunaan dana, hingga minimnya transparansi distribusi. Sistem digital ini hadir sebagai solusi dengan menghadirkan pencatatan otomatis dan sistem pengawasan yang lebih akurat.

Tak hanya meningkatkan keamanan, inovasi ini juga membuka ruang kontrol publik yang lebih luas terhadap aliran dana sosial.

Pemkab Bungo merancang sistem ini dengan empat pilar utama:

  • Keamanan Digital: Meminimalisir risiko kehilangan dan penyalahgunaan dana
  • Transparansi Real-Time: Seluruh transaksi tercatat dan bisa diaudit
  • Kemudahan Donasi: Cukup scan barcode tanpa uang tunai
  • Integrasi Sistem: Terhubung langsung dengan sistem pelaporan pemerintah

Peluncuran ini turut dihadiri sejumlah pejabat daerah dan tokoh masyarakat sebagai bentuk dukungan terhadap reformasi pengelolaan dana umat. Pemerintah optimistis, inovasi ini akan meningkatkan kepercayaan publik sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dalam menyalurkan zakat, infak, dan sedekah.

Dengan terobosan ini, Kabupaten Bungo menegaskan diri sebagai daerah yang adaptif terhadap teknologi dan responsif terhadap tuntutan transparansi publik di era digital. (Is)

Tinggalkan Balasan