Daerah

Wabup Bungo Tinjau SPPG, Target Tuntas 2026

56
×

Wabup Bungo Tinjau SPPG, Target Tuntas 2026

Sebarkan artikel ini

NASIONALXPOS.CO.ID, BUNGO – Wakil Bupati Bungo, Tri Wahyu Hidayat, turun langsung meninjau progres pembangunan Sarana dan Prasarana Pendukung Gizi (SPPG) di sejumlah titik di Kabupaten Bungo, Jumat (28/2/2026).

Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan seluruh pembangunan berjalan sesuai rencana, baik pada fasilitas yang sudah beroperasi maupun yang masih dalam tahap pengerjaan.

Dalam keterangannya kepada awak media, Tri Wahyu Hidayat menyampaikan bahwa salah satu SPPG yang dibangun melalui dukungan Kementerian PUPR dan dihibahkan kepada Pemerintah Kabupaten Bungo kini telah mencapai progres sekitar 95 persen.

“Progresnya sudah sekitar 95 persen, tinggal menunggu pemasangan jaringan listrik dari PLN agar bisa difungsikan secara maksimal,” ujarnya.

Ia menegaskan, bangunan yang bersumber dari anggaran pemerintah pusat tersebut hampir rampung dan siap dioperasikan penuh setelah fasilitas pendukung seperti listrik selesai terpasang.

Sementara itu, untuk pembangunan SPPG di Pondok Al Kausar, progresnya masih sekitar 50 persen. Pembangunan tersebut diketahui menggunakan anggaran internal atau swadaya pihak pondok.

“Yang di Pondok Al Kausar progresnya sekitar 50 persen karena menggunakan anggaran internal. Namun kita tetap optimistis bisa selesai sesuai target,” tambahnya.

Tri Wahyu menegaskan bahwa program SPPG sejalan dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai upaya meningkatkan kualitas gizi masyarakat dan mendukung tumbuh kembang generasi muda di Kabupaten Bungo.

Pemerintah daerah, lanjutnya, akan terus melakukan pengawalan dan monitoring agar seluruh proyek berjalan tepat waktu dan tepat sasaran.

“Kita berharap semua yang kita pantau hari ini dapat segera selesai. Ini untuk kepentingan masyarakat. Target kita, tahun 2026 seluruh SPPG di Kabupaten Bungo bisa tuntas dan beroperasi optimal,” tegasnya.

Pemantauan ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Bungo dalam memastikan pembangunan fasilitas pendukung pelayanan publik, khususnya di bidang gizi dan kesehatan, berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (Is)

 

Tinggalkan Balasan