Peristiwa

Heboh Penemuan Bayi di Panongan, Ternyata Suara Tangisan Berasal dari Anak Anjing

5
×

Heboh Penemuan Bayi di Panongan, Ternyata Suara Tangisan Berasal dari Anak Anjing

Sebarkan artikel ini

NASIONALXPOS.CO.ID, KABUPATEN TANGERANG – Warga Kampung Inggung, Desa Rancakalapa, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, Banten, dibuat geger oleh kabar adanya penemuan bayi di sebuah jurang kebun bambu di pinggir jalan, Sabtu (6/6/2026) pagi.

Informasi tersebut dengan cepat menyebar di tengah masyarakat setelah seorang pengendara motor yang melintas mengaku mendengar suara tangisan yang menyerupai suara bayi dari arah kebun bambu sekitar pukul 09.00 WIB.

Kabar itu sontak mengundang perhatian warga. Puluhan warga berbondong-bondong mendatangi lokasi untuk memastikan kebenaran informasi yang beredar.

Sesampainya di lokasi, warga menemukan sebuah koper berwarna hitam yang tergeletak di area kebun bambu. Temuan tersebut sempat memunculkan dugaan bahwa koper itu berisi bayi yang sengaja dibuang oleh orang tidak bertanggung jawab.

Namun setelah diperiksa, koper tersebut hanya berisi pakaian bekas. Sementara sumber suara tangisan yang menghebohkan warga ternyata bukan berasal dari seorang bayi, melainkan tiga ekor anak anjing yang telah dibuang di lokasi tersebut beberapa hari sebelumnya.

Salah seorang warga setempat, Oklih (50), yang tinggal tidak jauh dari lokasi kejadian, memastikan bahwa suara yang didengar warga memang berasal dari anak anjing.

“Itu bukan suara bayi, tapi suara anak anjing yang dibuang ke dalam kebun bambu. Sudah sekitar tiga hari. Waktu itu saya lihat ada tiga ekor. Kalau didengar sekilas memang mirip suara bayi menangis, tapi itu anak anjing, bukan bayi manusia,” ujarnya.

Meski kabar penemuan bayi tersebut akhirnya dipastikan tidak benar, peristiwa ini sempat menjadi perhatian warga sekitar dan ramai diperbincangkan di media sosial maupun grup percakapan masyarakat setempat.

Peristiwa tersebut juga menjadi pengingat agar masyarakat tidak terburu-buru menyimpulkan suatu informasi sebelum dilakukan pengecekan langsung di lapangan. (ME)

Tinggalkan Balasan