Daerah

Pilkades Serentak Blora 2027: 242 Desa Bersiap, Anggaran Rp8 Miliar Diusulkan

24
×

Pilkades Serentak Blora 2027: 242 Desa Bersiap, Anggaran Rp8 Miliar Diusulkan

Sebarkan artikel ini
IMG 20260907 WA0013

NASIONALXPOS.CO.ID, BLORA – Persiapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Kabupaten Blora mulai menjadi perhatian. Pemerintah Kabupaten Blora merencanakan pesta demokrasi tingkat desa tersebut digelar pada Juli 2027, dengan melibatkan sebanyak 242 desa.

Meski bulan pelaksanaan telah direncanakan, hingga kini belum ada penetapan resmi mengenai tanggal dan hari pemungutan suara. Jadwal tersebut masih menunggu proses koordinasi dan pembahasan dengan pihak-pihak terkait.

Wakil Ketua Komisi A DPRD Blora, Sakijan, mengatakan penentuan tanggal dan hari pelaksanaan Pilkades biasanya dibahas melalui rapat bersama para kepala desa se-Kabupaten Blora.

“Untuk penetapan tanggal dan hari pelaksanaan itu biasanya nanti kepala desa se-Kabupaten akan mengadakan rapat untuk menentukan tanggal dan hari pelaksanaan. Setelah itu dilaporkan ke dinas terkait,” ujar Sakijan saat dikonfirmasi, Senin (7/9/2026).

Menurutnya, kepastian jadwal menjadi bagian penting dalam mempersiapkan seluruh tahapan Pilkades. Setelah jadwal resmi ditetapkan, berbagai persiapan mulai dari pembentukan panitia, pendataan pemilih, pencalonan, hingga pemungutan suara dapat disusun secara lebih terukur.

Sakijan juga menyoroti kebutuhan anggaran. Dengan jumlah desa yang mencapai ratusan, pelaksanaan Pilkades Serentak membutuhkan kesiapan pembiayaan agar seluruh tahapan dapat berjalan sesuai ketentuan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Blora, Yayuk Windrati, membenarkan bahwa Pilkades Serentak Kabupaten Blora direncanakan berlangsung pada Juli 2027.

“Benar, Pilkades Serentak Kabupaten Blora direncanakan pelaksanaannya pada bulan Juli tahun 2027. Jumlah desa yang akan melaksanakan Pilkades sebanyak 242 desa,” ungkap Yayuk.

Terkait anggaran, Pemerintah Kabupaten Blora disebut telah mengusulkan dana sekitar Rp8 miliar untuk mendukung pelaksanaan Pilkades Serentak 2027. Namun, angka tersebut belum menjadi anggaran final karena masih harus melalui proses pembahasan dan mekanisme penganggaran yang berlaku.

“Untuk anggaran, telah diusulkan sekitar Rp8 miliar. Namun, semuanya masih menunggu proses dan pembahasan sesuai mekanisme yang berlaku,” jelas Yayuk.

Rencana Pilkades Serentak yang melibatkan 242 desa tersebut diperkirakan menjadi salah satu agenda politik pemerintahan desa terbesar di Blora pada 2027. Banyaknya desa yang mengikuti pemilihan membuat kesiapan regulasi, anggaran, panitia, data pemilih hingga pengamanan menjadi aspek yang perlu dipersiapkan sejak jauh hari.

Koordinasi antara Pemkab Blora, DPMD, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta unsur keamanan juga dinilai penting untuk memastikan seluruh tahapan berlangsung tertib dan kondusif.

Bagi masyarakat desa, Pilkades bukan sekadar agenda pergantian kepala desa. Hasil pemilihan akan menentukan arah pembangunan dan pelayanan masyarakat di masing-masing desa untuk periode kepemimpinan berikutnya.

Karena itu, masyarakat diimbau menunggu penetapan resmi jadwal Pilkades dari pemerintah dan tidak menjadikan rencana bulan pelaksanaan sebagai kepastian tanggal pemungutan suara.

Jika seluruh tahapan persiapan berjalan sesuai rencana, Juli 2027 akan menjadi momentum bagi 242 desa di Kabupaten Blora untuk menentukan pemimpin mereka melalui proses demokrasi di tingkat desa. (Riyan)

Tinggalkan Balasan