Daerah

Pesawat PK-S360 Pendaratan Darurat di Blora, FASI Ungkap Lost Power hingga Total Loss

12
×

Pesawat PK-S360 Pendaratan Darurat di Blora, FASI Ungkap Lost Power hingga Total Loss

Sebarkan artikel ini
IMG 20260907 WA0008
Petugas memasang garis polisi dan mengamankan lokasi jatuhnya pesawat Sky Ranger di lahan tembakau warga, Dukuh Banjarmlati, Desa Sarimulyo, Kecamatan Ngawen, Blora. TKP ditetapkan berstatus quo untuk kepentingan pemeriksaan lebih lanjut.

NASIONALXPOS.CO.ID, MALANG – Misteri di balik pendaratan darurat pesawat swayasa bermotor PK-S360 di wilayah Kabupaten Blora, Jawa Tengah, mulai mendapat titik terang. Federasi Aeroc Sport Indonesia (FASI) Daerah Jawa Timur memastikan pesawat tersebut mengalami lost power atau gangguan mesin saat dalam penerbangan dari Lanud Adisutjipto Yogyakarta menuju homebase Lanud Abdulrachman Saleh, Malang.

Klarifikasi resmi tersebut disampaikan Ketua Umum FASI Daerah Jawa Timur yang juga Komandan Lanud Abdulrachman Saleh, Marsma TNI Reza R.R. Sastranegara, S.Sos., M.A.P., MNSS, di Malang, Senin (7/9/2026). Dalam penyampaian klarifikasi itu, ia didampingi Kadisops Lanud Abdulrachman Saleh selaku Ketua Harian FASI Daerah Jawa Timur serta Kadister Lanud Abdulrachman Saleh selaku Sekretaris FASI Daerah Jawa Timur.

Menurut FASI Jatim, pesawat PK-S360 sebelumnya digunakan untuk kegiatan dalam rangka meramaikan Pangandaran Air Show. Setelah kegiatan tersebut selesai, pesawat direncanakan kembali menuju homebase di Lanud Abdulrachman Saleh, Malang.

Rute penerbangan direncanakan melalui Pangandaran menuju Lanud Adisutjipto Yogyakarta, kemudian dilanjutkan ke Malang.

Pesawat sempat mendarat di Lanud Adisutjipto. Saat itu, kondisi pesawat dinyatakan masih baik dan dilakukan pengecekan sebelum kembali diterbangkan menuju Malang.

Namun, situasi berubah ketika pesawat telah mengudara dari Yogyakarta.

Pesawat PK-S360 lepas landas dari Lanud Adisutjipto pada pukul 12.07 WIB dengan rencana tiba di Lanud Abdulrachman Saleh sekitar pukul 15.42 WIB. Sekitar pukul 13.27 WIB, FASI Daerah Jawa Timur menerima informasi bahwa pesawat mengalami lost power atau gangguan mesin ketika berada di wilayah Kabupaten Blora.

Kondisi tersebut memaksa penerbang mengambil keputusan cepat untuk menyelamatkan diri.

FASI menyebut penerbang kemudian menjalankan prosedur pendaratan darurat sesuai ketentuan dan checklist yang berlaku. Pesawat akhirnya berhasil melakukan pendaratan darurat di wilayah Desa Ngawen, Kabupaten Blora.

Dua kru yang berada di dalam pesawat, Dhony Vasmin dan Ignatius Andreas, dipastikan selamat. Keduanya kemudian mendapatkan pemeriksaan kesehatan di Puskesmas Desa Ngawen.

“Alhamdulillah, kedua kru dalam kondisi sehat dan selamat. Pendaratan darurat dapat dilaksanakan dengan baik sesuai prosedur,” kata Marsma TNI Reza R.R. Sastranegara.

Namun, persoalan belum berhenti setelah kedua kru berhasil dievakuasi.

Pesawat PK-S360 justru mengalami kebakaran setelah melaksanakan pendaratan darurat. Akibat kejadian tersebut, pesawat dinyatakan mengalami total loss.

Kondisi ini menjadi bagian penting yang kini akan dievaluasi FASI Jatim, terutama untuk mengungkap secara teknis apa yang menyebabkan mesin kehilangan tenaga ketika pesawat masih dalam penerbangan.

FASI belum menyimpulkan penyebab pasti gangguan mesin tersebut. Organisasi itu menyatakan akan menghimpun seluruh data dan melakukan analisis untuk mengetahui faktor yang menyebabkan terjadinya lost power.

“Kami akan menghimpun seluruh data dan melakukan analisis untuk mengetahui penyebab gangguan pada mesin pesawat,” jelasnya.

Pernyataan tersebut sekaligus membuka ruang pemeriksaan lebih mendalam terhadap rangkaian penerbangan PK-S360, termasuk kondisi pesawat sebelum keberangkatan dari Lanud Adisutjipto, hasil pengecekan, kondisi mesin saat penerbangan, hingga faktor yang menyebabkan pesawat harus melakukan pendaratan darurat di Blora.

FASI Daerah Jawa Timur memastikan kejadian tersebut akan menjadi bahan evaluasi menyeluruh. Hasil evaluasi nantinya diharapkan dapat menjadi pembelajaran sekaligus dasar untuk memperkuat langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.

“Informasi ini kami sampaikan sebagai bentuk klarifikasi dan konfirmasi resmi FASI Daerah Jawa Timur, agar tidak terjadi kesimpangsiuran informasi, khususnya terhadap berbagai pemberitaan yang beredar di media sosial,” tegas Marsma TNI Reza.

Dengan demikian, FASI memastikan sejumlah fakta utama dalam insiden tersebut. Pesawat PK-S360 benar mengalami lost power saat berada di wilayah Blora, kemudian melakukan pendaratan darurat. Kedua kru berhasil selamat dan dinyatakan sehat setelah menjalani pemeriksaan medis.

Sementara itu, pesawat mengalami kebakaran setelah pendaratan dan akhirnya dinyatakan total loss.

Meski demikian, penyebab pasti lost power hingga kini masih menjadi pertanyaan yang menunggu hasil analisis teknis. FASI menegaskan pemeriksaan dan evaluasi akan dilakukan untuk memastikan faktor penyebab sekaligus mencegah terulangnya insiden serupa.

Keselamatan personel, menurut FASI Jatim, tetap menjadi prioritas utama. FASI juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang turut membantu penanganan insiden dan memastikan keselamatan kedua kru pesawat.

Tinggalkan Balasan