Daerah

GAS Rp1,6 MILIAR! DINKES TANGSEL, ISI TABUNG ATAU ISI ANGGARAN?

4
×

GAS Rp1,6 MILIAR! DINKES TANGSEL, ISI TABUNG ATAU ISI ANGGARAN?

Sebarkan artikel ini
benyamnin
Wali Kota Tangerang Selatan Drs. H. Benyamin Davnie

TANGERANG SELATAN — Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan tercatat membeli bahan isi tabung gas senilai Rp1.604.580.965. Paket tersebut tercatat menggunakan metode E-Purchasing melalui E-Katalog Versi 6.0 dengan penyedia Gasindo Andalan Sukses.

Dalam data pengadaan, paket itu diberi nama “Belanja Bahan-Isi Tabung Gas”.

Nilai Rp1,6 miliar tersebut tercatat jauh lebih besar dibanding sejumlah pembelian isi tabung gas lain yang ditemukan dalam penelusuran data.

Gasindo Andalan Sukses, misalnya, tercatat mendapat paket “Belanja Bahan-Isi Tabung Gas (Belanja Isi Tabung Gas) (RSUD Pondok Aren)” senilai Rp23.199.000.

Kemudian Sandana Baswara Gas tercatat mendapat tiga paket isi tabung gas untuk RSUD Pondok Aren. Nilainya masing-masing Rp34.548.750, Rp42.540.750 dan Rp49.422.750.

Ada pula Queenzi Sinergy Indonesia dengan paket “Belanja Bahan-Isi Tabung Gas Kegiatan Pengelolaan Pelayanan Kesehatan Gizi Masyarakat” senilai Rp1.825.950.

Dari transaksi yang ditemukan dalam penelusuran, paket milik Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan senilai Rp1.604.580.965 tercatat sebagai nilai terbesar.

Rukmana, warga Ciputat yang ditemui wartawan, mengaku heran setelah mengetahui adanya belanja bahan isi tabung gas hingga Rp1,6 miliar di Dinas Kesehatan Tangsel.

“Dinkes Tangsel beli gas sampai Rp1,6 miliar. Itu isi tabung atau lagi ngakalin anggaran?” ujar Rukmana.

Dalam data yang ditelusuri, belum tercantum jenis gas yang dibeli, jumlah atau volumenya, harga satuan, serta fasilitas kesehatan mana saja yang menggunakan paket tersebut.

Nama paket senilai Rp1.604.580.965 itu hanya tercatat sebagai “Belanja Bahan-Isi Tabung Gas”.

Untuk memastikan informasi tersebut, wartawan menghubungi langsung Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan, dr. Allin Hendalin Mahdaniar, M.KM, melalui aplikasi pesan singkat pada Sabtu, 12 September 2026.

Sayangnya Hingga berita ini ditulis, dr. Allin Hendalin Mahdaniar, M.KM belum memberikan tanggapan atas konfirmasi tersebut. (cenks)

Tinggalkan Balasan