DaerahTangerang Raya

Pemkot Tangsel Mau Bangun SMPN 25, Warga: Emang Muat?

2
×

Pemkot Tangsel Mau Bangun SMPN 25, Warga: Emang Muat?

Sebarkan artikel ini
WhatsApp Image 2026 09 13 at 4.10.42 PM 1

TANGERANG SELATAN — Rencana pembangunan SMP Negeri 25 di area eks Sekolah Taruna Bangsa, Jalan Mahoni/Jalan Kayumanis, Kelurahan Serua, Kecamatan Ciputat, Tangerang Selatan, mendapat penolakan dari sejumlah warga RW 016 Bukit Nusa Indah.

Keberatan warga disampaikan dalam kegiatan sosialisasi dan jajak pendapat yang digelar pada Sabtu, 5 September 2026. Salah satu persoalan yang disampaikan warga berkaitan dengan kondisi akses jalan menuju lokasi yang disebut memiliki lebar sekitar 4 meter.

Warga RT 03 dan RT 04 yang berada di sekitar lokasi menjadi bagian dari warga yang menyampaikan keberatan. Aspirasi serupa juga tercatat dari warga RT 01, RT 02 dan RT 05 yang berada pada jalur akses menuju Jalan Nusa Indah.

Ketua RW 016 Hendi Wahyono mengatakan jajak pendapat dilakukan untuk menampung aspirasi warga terkait rencana pembangunan SMPN 25.

Keberatan warga antara lain berkaitan dengan potensi peningkatan volume kendaraan, parkir, kebisingan, kebersihan serta kondisi keamanan lingkungan.

Warga juga menyampaikan pengalaman ketika lokasi tersebut sebelumnya digunakan sebagai sekolah sementara untuk siswa SMPN 23 dan SMPN 24. Pengalaman tersebut menjadi salah satu pertimbangan warga dalam menyikapi rencana pembangunan SMPN 25.

Di sisi lain, Pemkot Tangerang Selatan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menjelaskan kebutuhan penambahan sekolah negeri. Dalam sosialisasi disebutkan jumlah lulusan SD mencapai sekitar 24.000 siswa, sementara kapasitas penerimaan SMP negeri sekitar 8.000 siswa.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menyebut hingga 2029 diperlukan sekitar 10 sekolah baru untuk memenuhi kebutuhan daya tampung. Kecamatan Ciputat sendiri disebut saat ini memiliki tiga SMP negeri.

Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang menyatakan lokasi tersebut sesuai dengan peruntukan RTRW/RDTR. Luas lahan yang disebut dalam paparan mencapai 2.559 meter persegi dengan KDB 60 persen, KLB 4,8 dan KDH 15 persen.

Sementara Dinas Perhubungan menyampaikan kajian lalu lintas masih berproses, termasuk sejumlah usulan rekayasa lalu lintas.

Dalam forum tersebut, warga RW 016 tetap menyampaikan keberatan terhadap rencana pembangunan SMPN 25 di lokasi eks Sekolah Taruna Bangsa.

Warga meminta rencana tersebut kembali dikaji dengan mempertimbangkan kondisi akses jalan dan lingkungan permukiman di sekitar lokasi.(cenks)

Tinggalkan Balasan