NASIONALXPOS.CO.ID, PANGKALPINANG – Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pangkalpinang, Efran, mengajak pelajar SMA Negeri 2 Pangkalpinang (SMADA) menjadi pelopor penerapan Smart Parking atau sistem parkir pintar berbasis digital. Ajakan tersebut disampaikan dalam kegiatan sosialisasi yang digelar di halaman sekolah, Rabu (21/10/2026).
Kegiatan ini bertujuan mengenalkan sistem pengelolaan parkir berbasis teknologi kepada generasi muda sekaligus meningkatkan pemahaman mengenai ketertiban lalu lintas, efisiensi ruang parkir, dan digitalisasi pelayanan publik.
Efran mengatakan, sosialisasi ke sekolah merupakan langkah strategis untuk mempercepat pemahaman masyarakat terhadap program Smart Parking yang tengah menjalani uji coba di Kota Pangkalpinang.
“Melalui sosialisasi di SMADA ini, kami ingin para pelajar menjadi motor penggerak digitalisasi. Ketika mereka memahami cara kerja aplikasi ini, mereka bisa membantu mengedukasi keluarga dan lingkungan sekitarnya agar terbiasa dengan transaksi nontunai di fasilitas publik,” ujar Efran.
Ia berharap penerapan Smart Parking dapat membantu menata pengelolaan parkir sekaligus memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses layanan perparkiran yang lebih tertib dan efisien.
Pihak SMA Negeri 2 Pangkalpinang menyambut baik kegiatan tersebut. Kepala sekolah, Yunisfu, menyampaikan apresiasi kepada Dishub Kota Pangkalpinang karena sosialisasi ini memberikan pengetahuan baru bagi guru, pegawai, dan siswa mengenai sistem perparkiran di daerah tersebut.
Menurutnya, pemahaman tentang sistem parkir digital relevan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan pelayanan publik saat ini. Ia berharap kerja sama antara pihak sekolah dan Dishub dapat terus berlanjut sehingga informasi mengenai sistem perparkiran dapat dipahami lebih luas oleh warga sekolah.
Yunisfu juga berharap penerapan Smart Parking dapat membantu penataan parkir agar lebih terintegrasi dan mengurangi persoalan parkir liar yang selama ini menjadi perhatian masyarakat.
Melalui kegiatan ini, Dishub Kota Pangkalpinang berharap para pelajar tidak hanya memahami konsep parkir digital, tetapi juga turut menyebarluaskan informasi kepada keluarga dan masyarakat. Kolaborasi antara pemerintah dan dunia pendidikan tersebut diharapkan mendukung transformasi pelayanan publik menuju Pangkalpinang sebagai kota yang semakin modern dan berbasis teknologi.















