Daerah

Pelantikan PGID Pangkalpinang, Wali Kota Dorong Toleransi dan Kerukunan Antarumat

0
×

Pelantikan PGID Pangkalpinang, Wali Kota Dorong Toleransi dan Kerukunan Antarumat

Sebarkan artikel ini
IMG 20261030 WA0118
Wali Kota Pangkalpinang Prof. Saparudin menghadiri pelantikan pengurus Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia Daerah (PGID) Kota Pangkalpinang periode 2026-2031 di Balai Besar Betason, sekaligus mengajak memperkuat toleransi, kerukunan, dan persatuan antarumat beragama.

NASIONALXPOS.CO.ID, PANGKALPINANG – Pelantikan pengurus baru Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia Daerah (PGID) Kota Pangkalpinang periode 2026-2031 menjadi momentum memperkuat toleransi dan kerukunan antarumat beragama.

Wali Kota Pangkalpinang Prof. Saparudin berharap kepengurusan baru PGID mampu mempererat persatuan umat sekaligus membangun sinergi dengan pemerintah dan seluruh elemen masyarakat.

Advertisement
file 00000000f95871fa8381970073c004f3
Scroll kebawah untuk lihat berita lainnya.

Harapan tersebut disampaikan Saparudin saat menghadiri pelantikan pengurus PGID Kota Pangkalpinang periode 2026-2031 di Balai Besar Betason Kota Pangkalpinang, Senin (28/9/2026).

Pengurus baru dilantik langsung oleh Ketua Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia Wilayah (PGIW) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Kesbangpol, Kepala Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang, serta perwakilan Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Menurut Saparudin, PGID memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas, memperkuat kerukunan umat beragama, serta menciptakan suasana kehidupan masyarakat yang harmonis.

Ia berharap kepengurusan baru dapat meningkatkan pelayanan kepada umat sekaligus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Kota Pangkalpinang.

“Semoga ke depannya semakin baik dalam memberikan pelayanan kepada umat maupun masyarakat Kota Pangkalpinang,” ujarnya.

Saparudin juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan organisasi keagamaan untuk menjaga kondusivitas daerah, baik dalam kehidupan peribadatan, keagamaan maupun sosial budaya.

Ia mendorong PGID menjadi wadah pemersatu gereja-gereja di Pangkalpinang sekaligus memperkuat solidaritas umat Kristiani dan hubungan baik dengan pemeluk agama lainnya.

“Harapannya, PGID dapat menyatukan gereja-gereja di bawah naungan PGID Kota Pangkalpinang dan menyatukan umat Kristiani. Tentunya dengan terus menjalin sinergisitas, kerukunan dan solidaritas dengan umat agama lainnya,” katanya.

Pelantikan ini diharapkan menjadi awal penguatan peran PGID dalam membangun kehidupan sosial yang inklusif, menjaga toleransi, serta merawat persatuan di tengah keberagaman masyarakat Kota Pangkalpinang.

Tinggalkan Balasan