DaerahTangerang Raya

ANA LAGI! Dugaan Pelecehan Belum Tuntas, Sewa Mobil Rp16 Juta Sebulan Bikin Melongo!

1
×

ANA LAGI! Dugaan Pelecehan Belum Tuntas, Sewa Mobil Rp16 Juta Sebulan Bikin Melongo!

Sebarkan artikel ini
ana supriatna

TANGERANG – Persoalan dugaan pelecehan seksual yang menyeret nama Ana Supriatna belum tuntas. Kini, pengelolaan anggaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tangerang semasa dirinya menjabat kembali menjadi bahan penelusuran.

Salah satunya pengadaan sewa kendaraan dinas perorangan senilai Rp191.999.994 atau hampir Rp192 juta. Jika dibagi 12 bulan, nilainya setara Rp16 juta per bulan.

Advertisement
file 00000000f95871fa8381970073c004f3
Scroll kebawah untuk lihat berita lainnya.

Berdasarkan data pengadaan Tahun Anggaran 2026, paket Belanja Sewa Kendaraan Dinas Bermotor Perorangan tersebut menggunakan metode E-Purchasing melalui E-Katalog Versi 6.0. Penyedia yang tercatat adalah Mukti Abadi Sadaya.

Paket tersebut berada pada subkegiatan Penyediaan Jasa Pemeliharaan, Biaya Pemeliharaan, Pajak dan Perizinan Kendaraan Dinas Operasional atau Lapangan.

Dengan nilai kontrak hampir Rp192 juta, data yang tersedia belum memperlihatkan merek, tipe, tahun pembuatan, kapasitas mesin, jumlah unit, maupun pejabat yang menggunakan kendaraan tersebut.

Selain sewa kendaraan, data pengadaan Satpol PP juga mencatat paket pemeliharaan kendaraan melalui penyedia Nugraha Pelita Karya dengan nilai sekitar Rp291,4 juta.

Dua pos belanja tersebut tercatat dalam pengadaan Satpol PP. Namun, data yang tersedia belum menjelaskan apakah biaya pemeliharaan kendaraan sewaan sudah termasuk dalam kontrak sewa atau dibebankan melalui paket pemeliharaan tersendiri.

Besarnya anggaran sewa kendaraan tersebut turut mendapat tanggapan warga Tigaraksa, Tri Rosa Sugina. Ia mempertanyakan penggunaan uang pajak masyarakat untuk membiayai fasilitas pejabat dengan nilai mencapai belasan juta rupiah setiap bulan.

“Lah, itu kan duit dari pajak rakyat. Kita bayar pajak, belanja apa-apa kena pajak, tapi kok anggarannya malah buat fasilitas pejabat sampai segitu gede. Enak benar kalau pakai uang rakyat mah. Coba pikirin rakyat kecil, nyari duit susah, jangan sampai uang pajak malah dipakai buat foya-foya,” ujar Tri Rosa.

Ia berharap penggunaan anggaran pemerintah dapat diketahui masyarakat, termasuk rincian fasilitas kendaraan yang dibiayai melalui APBD.(cenks)

Tinggalkan Balasan