Daerah

Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Baubau Menurun

597
×

Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Baubau Menurun

Sebarkan artikel ini

NASIONALXPOS.CO.ID, BAUBAU, SULTRA -Kasus kekerasan perempuan dan anak di kota Baubau selama semester awal 2021 cederung menurun dibanding tahun 2020, Senin (28/6/2021).

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak (DP3A) Baubau Wa Ode Soraya menyebutkan, seluruh kasus tersebut telah ditangani satgas PPA rinciannya  paling mendominasi adalah kekerasan fisik dengan angka mencapai 11 kasus, disusul kekerasan psikis 7 kasus, kekerasan seksual 4 kasus dan lain-lain 3 kasus.

“Berdasarkan data DP3A Baubau kasus januari -juni mencapai angka 17 kasus, dalam satu kasus biasanya mengalami berbagai kekerasan,”tutur Soraya.

Soraya mengatakan, selama pandemi kasus perempuan dan akan di Baubau justru menurun, menurutnya hal itu karena peran aktif Satgas PPA dan Puspaga dalam upaya mengedukasi masyarakat.

Lanjut Soraya berbeda dengan tahun 2020, kasus kekrasan perempuan dan anak sepanjang  tahun mencapai 46 kasus, terdiri dari 27 kasus fisik, disusul psikis 12 kasus, seksual 10 kasus dan lainya enam kasus.

Terpisah Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Dan Anak Kabupaten Buton Ilham Nibo menyebutkan, ada 4 (empat) kasus yang telah dintangani selama enam bulan terakhir, menurutnya kasus kekerasan selama pandemi covid justru meningkat.

“Kasus kita ada empat kejadian selama enam bulan terakhir,”jelas Ilham.

Untuk mencegah kemungkinan bertambahnya kasus, DP3A Kota Baubau dan buton tingkatkan sosialisasi kepada masyarakat, sebaliknya warga  khususnya perempuian dan anak pun diiumbau melapor ke satgas PPA yang berada di dinas setempat apabila mendapat kekerasan dan tindakan menyimpang  dari orang lain maupun orang terdekat.

 

#SultraNandha87

Tinggalkan Balasan