“Di era serba digital ini, masyarakat menuntut pelayanan publik yang cepat dan efisien. Ini menjadi tantangan bagi seluruh instansi, termasuk Dinas Pariwisata, untuk bertransformasi dan mendukung ekonomi kreatif secara maksimal,” jelasnya.
Ia juga menyebutkan bahwa Kota Pangkalpinang memiliki potensi besar sebagai pusat bisnis, jasa, perdagangan, dan industri di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, sehingga sangat tepat untuk dikembangkan menjadi kota kreatif.

“Pengembangan ekonomi kreatif bukan hanya soal meningkatkan produktivitas, tetapi juga nilai tambah dari produk-produk kreatif itu sendiri. Ini akan memberikan efek positif terhadap pemulihan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.













