Daerah

Bupati Bungo Serahkan Bantuan untuk 14 Korban Kebakaran Dusun Buat

0
×

Bupati Bungo Serahkan Bantuan untuk 14 Korban Kebakaran Dusun Buat

Sebarkan artikel ini
IMG 20260828 WA0003

NASIONALXPOS.CO.ID, BUNGO – Bupati Bungo, H. Dedy Putra, turun langsung menyerahkan bantuan tanggap darurat kepada warga yang menjadi korban musibah kebakaran di Dusun Buat, Kecamatan Bathin III Ulu, Kabupaten Bungo, Rabu (26/08/2026).

Musibah kebakaran tersebut menghanguskan sedikitnya 14 unit rumah milik warga. Dari jumlah tersebut, sebanyak 10 rumah mengalami hangus total hingga rata dengan tanah, sementara empat rumah lainnya mengalami rusak ringan.

Akibat kejadian tersebut, kerugian materiil ditaksir mencapai sekitar Rp1,6 miliar. Selain kehilangan tempat tinggal dan harta benda, para korban juga harus menghadapi kebutuhan mendesak untuk menjalani aktivitas sehari-hari setelah rumah mereka terdampak kebakaran.

Dalam kunjungannya, Bupati Bungo menyerahkan bantuan secara simbolis berupa logistik tanggap darurat yang berasal dari Dinas Sosial Kabupaten Bungo. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga selama masa pemulihan pascakebakaran.

Tak hanya bantuan logistik, pemerintah daerah juga berkolaborasi dengan BAZNAS Kabupaten Bungo dalam memberikan santunan uang tunai kepada keluarga korban.

Bagi keluarga yang rumahnya hangus total, masing-masing mendapatkan santunan sebesar Rp3.500.000. Sementara keluarga yang rumahnya mengalami rusak ringan menerima santunan sebesar Rp2.500.000.

Adapun bantuan logistik bencana yang disalurkan melalui Dinas Sosial tercatat dalam BAST/SOSIAL/2026, dengan rincian:

  • Makanan Anak: 14 paket
  • Selimut: 28 lembar
  • Kids Ware: 14 paket
  • Kasur: 28 lembar
  • Tenda Gulung: 28 unit
  • Family Kit: 14 paket

Bupati Bungo, H. Dedy Putra, menyampaikan keprihatinan mendalam atas musibah yang menimpa masyarakat Dusun Buat.

Ia berharap bantuan yang diberikan pemerintah daerah bersama BAZNAS Kabupaten Bungo tersebut dapat sedikit meringankan beban para korban, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pokok dan kebutuhan mendesak setelah kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran.

Pemerintah daerah juga diharapkan terus memastikan kondisi para korban mendapat perhatian selama proses pemulihan berlangsung.

Musibah tersebut menjadi perhatian serius karena tidak hanya menyebabkan kerugian materiil yang cukup besar, tetapi juga berdampak langsung terhadap kehidupan warga yang kehilangan tempat tinggal dan barang-barang berharga mereka.

Penyerahan bantuan ini menjadi bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang sedang menghadapi kondisi darurat, sekaligus upaya membantu warga agar dapat segera bangkit setelah musibah kebakaran tersebut. (fa)

Tinggalkan Balasan