NASIONALXPOS.CO.ID, PANGKALPINANG – Nama Maulan Aklil atau akrab disapa Bang Molen kembali mencuat menjelang Pilkada Ulang 2025. Lahir di Pangkalpinang pada 4 Maret 1976, sosok ini bukan nama baru di dunia politik daerah. Selama lima tahun kepemimpinannya (2018–2023), Bang Molen berhasil mencatat sederet prestasi yang membawa perubahan signifikan bagi Ibukota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Dengan visi membangun kota modern yang inklusif, Bang Molen fokus pada pengembangan infrastruktur, peningkatan investasi, dan penguatan sektor ekonomi masyarakat. Berikut rangkuman capaian yang membuat namanya kembali menjadi sorotan:
1. Investasi Melonjak Tajam, Lampaui Target RPJMD
Salah satu keberhasilan terbesar Bang Molen adalah di sektor investasi.
- 2020: Investasi tembus Rp2 triliun, jauh melampaui target RPJMD Rp500 miliar.
- 2021: Realisasi investasi mencapai Rp3,3 triliun, mengungguli target awal Rp550 miliar.
Pertumbuhan ini didukung oleh:
✅ Kemudahan perizinan
✅ Peningkatan infrastruktur
✅ Sektor unggulan seperti perdagangan, transportasi, logistik, dan komunikasi
Bahkan target Renstra 2021 sebesar Rp280 miliar berhasil dilampaui hingga Rp438 miliar.
2. Dampak Ekonomi Positif ke Masyarakat
Lonjakan investasi berimbas langsung ke geliat ekonomi lokal. Penduduk Pangkalpinang meningkat 3,35% (7.409 jiwa), menandakan kota ini kian diminati sebagai tempat tinggal dan bekerja.
Beberapa testimoni warga:
- Nurdin (41), pengusaha kecil:
“Kota sekarang makin ramai. Peluang usaha terbuka, mungkin karena izin lebih mudah.” - Dina (32), warga Gabek:
“Transportasi lebih lancar. Suami saya kerja di logistik, sekarang akses lebih gampang.” - Arman (28), pendatang:
“Pertumbuhan ekonomi sampai 9 persen lebih. Nyaman tinggal di sini.”
3. Pertumbuhan Ekonomi & Penurunan Pengangguran
Data BPS menunjukkan:
- Pengangguran turun: dari 6,93% (2020) menjadi 6,81% (2021)
- 5.904 warga terserap kerja
- TPAK meningkat menjadi 65,16%
Sementara itu, pertumbuhan ekonomi 2021 mencapai 9,27%, angka yang tergolong tinggi pasca-pandemi. Sektor perdagangan menjadi penyumbang terbesar PDRB kota, yaitu 24,59%.
Strategi Pembangunan yang Tepat Sasaran
Keberhasilan ini tak lepas dari fokus pemerintah kota pada:
✔ Pembangunan infrastruktur
✔ Pemberdayaan UMKM
✔ Kemudahan investasi
✔ Perluasan lapangan kerja
Dengan rekam jejak ini, wajar jika publik menunggu langkah Bang Molen di Pilkada Ulang 2025. Apakah ia mampu melanjutkan transformasi Pangkalpinang menjadi kota modern dan berdaya saing tinggi?. (Toto)












